Kompas.com - 22/09/2013, 09:33 WIB
EditorErvan Hardoko
BAGHDAD, KOMPAS.com — Serangkaian serangan bom sepanjang Sabtu (21/9/2013) menargetkan sekelompok warga Syiah Irak yang sedang menghadiri sebuah pemakaman hingga menewaskan puluhan orang.

Dua bom mobil meledak di sebuah tenda yang dipadati warga Syiah Irak yang tengah menghadiri sebuah upacara pemakaman di kawasan Sadr City, Baghdad.

Insiden ini menewaskan 57 orang dan melukai sedikitnya 120 orang lainnya.

Para pejabat keamanan mengatakan, ledakan terjadi ketika sebuah mobil yang dipenuhi bahan peledak diledakkan pengemudinya.

Sedangkan satu bom yang lain belum diketahui pasti apakah sebuah bom mobil atau bom yang ditaruh di bawah sebuah mobil.

"Pelaku kejahatan brutal ini berusaha untuk memicu kekacauan sektarian dan instabilitas," kata ketua parlemen Irak, Isama al-Nujaifi.

Ledakan bom di Sadr City itu terjadi hanya dua hari setelah sebuah bom meledak di sebuah masjid Sunni di kota Samarra yang menewaskan 18 orang.

Sepanjang bulan September ini, sudah 540 orang tewas di seluruh penjuru Irak akibat berbagai aksi kekerasan. Sementara sejak awal tahun, korban tewas sudah mencapai lebih dari 4.300 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.