Kompas.com - 22/09/2013, 03:56 WIB
Sekelompok prajurit Israel melintasi tembok pemisah antara Israel dan Palestina. ABBAS MOMANI / AFPSekelompok prajurit Israel melintasi tembok pemisah antara Israel dan Palestina.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com - Seorang prajurit Israel tewas dibunuh seorang warga Palestina setelah sebelumnya mengajak si prajurit itu pergi ke sebuah desa di Tepi Barat.

Tersangka pembunuh ingin menukar jasad si prajurit dengan pembebasan kakak laki-lakinya yang kini ditahan di Israel. Demikian penjelasan sejumlah pejabat keamanan Israel, Sabtu (21/9/2013).

Prajurit itu, yang hilang sejak Jumat (20/9/2013), berkendara bersama tersangka yang pernah bekerja bersamanya di sebuah restoran Israel.

Mereka menuju ke sebuah desa di dekat kota Qalqiya, Tepi Barat. Demikian pernyataan resmi militer Israel.

Pada Sabtu pagi, pasukan Israel menyerbu daerah tersebut dan menahan seorang pria Palestina berusia 42 tahun.

Saat diperiksa, pria tersebut mengaku telah membunuh prajurit itu dan motifnya adalah ingin menukar jasad prajurit itu dengan pembebasan kakaknya dari penjara Israel.

Sejumlah sumber mengatakan, prajurit yang tewas itu sedang tidak bertugas. Di Israel sangat lumrah seorang tentara yang sedang tidak bertugas memiliki pekerjaan sampingan.

Kakak laki-laki tersangka pembunuh itu sudah ditahan sejak 2003 karena terlibat sejumlah serangan terhadap Israel.

Hingga saat ini aparat Israel masih menyelidiki kasus ini dan kemungkinan besar penangkapan masih akan berlanjut.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X