Polisi Pakistan Gulung Kelompok Penculik Facebook

Kompas.com - 22/09/2013, 00:36 WIB
Ilustrasi penculikan. ShutterstockIlustrasi penculikan.
EditorErvan Hardoko
LAHORE, KOMPAS.com - Aparat keamanan Pakistan, Sabtu (21/9/2013), menangkap kelompok penculik yang menggunakan seorang perempuan untuk membujuk rayu korbannya lewat jejaring sosial Facebook.

Modus kelompok ini adalah menggunakan anggota perempuannya untuk berkenalan dengan calon korbannya lewat Facebook.

Setelah hubungan semakin dekat maka perempuan itu akan merayu calon korban lewat telepon dan akhirnya korban diculik untuk ditukar dengan uang tebusan.

Kelompok penculik ini, terdiriatas seorang pengacara, istri pengacara,  seorang putra polisi dan empat orang lainnya. Mereka beroperasi di kota industri Gujranwala, provinis Punjab.

Polisi berhasil membongkar jaringan penculik ini setelah berulang kali melacak panggilan telepon yang digunakan anggota perempuan kelompok itu.

"Sejauh ini, kami bisa memasytikan dia orang pemuda terjebak bujuk rayu perempuan itu dan kemudian diculik. Keluarga kedua pemuda itu kemudian memberikan tebusan jutaan rupee," kata Shoaib Khurram, seorang perwira polisi setempat.

Bulan lalu, polisi Pakistan menggrebek praktik telepon seks yang sejumlah perusahaan telepon seluler.

Pada 2010, Pakistan sempat menutup akses ke Facebook selama dua pekan terkait penghinaan agama dan kini pemerintah Pakistan masih melarang sejumlah tautan internet.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X