Siang Ini, Jusuf Kalla Pidato di Hadapan Pemimpin ASEAN dan Asia

Kompas.com - 21/09/2013, 08:18 WIB
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla berbincang dengan Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi ketika bertemu di sela-sela pembukaan Singapore Summit di Shangri-La Hotel Singapura, Jumat (20/09/2013). Mantan Wapres RI menyampaikan seputar kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI di Myanmar terkait penyelesaian konflik komunal antara etnis Rohingya dan Arakan di Provinsi Rakhine sejak tahun 2012 sampai saat ini. DOKUMENTASI JUSUF KALLAKetua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla berbincang dengan Pemimpin pro-demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi ketika bertemu di sela-sela pembukaan Singapore Summit di Shangri-La Hotel Singapura, Jumat (20/09/2013). Mantan Wapres RI menyampaikan seputar kegiatan kemanusiaan yang dilakukan PMI di Myanmar terkait penyelesaian konflik komunal antara etnis Rohingya dan Arakan di Provinsi Rakhine sejak tahun 2012 sampai saat ini.
Penulis Suhartono
|
EditorGlori K. Wadrianto
SINGAPURA, KOMPAS.com - Demi menggalang solidaritas ASEAN dan Asia, sejak Jumat (20/9/2013) kemarin, mantan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla memenuhi undangan Pemerintah Singapura untuk bertemu dengan para pemimpin dan mantan pemimpin Asia lainnya dalam Singapore Summit 2013 di Hotel Shangri-la Singapura.

Pertemuan yang akan berlangsung dua hari itu, akan berakhir Minggu (22/9/2013) besok. Acara yang dibuka oleh Perdana Menteri Lee Hsien Loong dihadiri antara lain para pemimpin ASEAN, Asia seperti tokoh politik Aung San Suu Kyi.

"Ya, saya akan berpidato soal ASEAN dan Asia serta kondisi aktual ekonomi, sosial dan politik di kawasan ini," tandas Kalla sebelum terbang ke Singapura, kemarin. Pidato  Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu akan dilakukan hari ini, Sabtu (21/9/2013) sebelum jamuan makan siang.

Menurut Kalla, ia memenuhi undangan pemerintah Singapura karena ingin memperkuat solidaritas sesama Asean dan Asia.

Dalam kunjungannya ke Singapura, Kalla didampingi oleh mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Hati Nurani Rakyat Yuddy Chrisnandi, Wakil Rektor Universitas Paramadina Wijayanto dan putra bungsunya Solihin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X