Boko Haram dan Pasukan Nigeria Baku Tembak di Ibu Kota

Kompas.com - 20/09/2013, 20:01 WIB
Foto ini diambil dari tayangan video yang menampilkan pemimpin kelompok militan Nigeria, Boko Haram, Abubakar Shekou yang mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan paling berdarah terakhir di Nigeria. HO / BOKO HARAM / AFPFoto ini diambil dari tayangan video yang menampilkan pemimpin kelompok militan Nigeria, Boko Haram, Abubakar Shekou yang mengklaim bertanggung jawab atas dua serangan paling berdarah terakhir di Nigeria.
EditorErvan Hardoko
ABUJA, KOMPAS.com - Kelompok militan Boko Haram, Jumat (20/9/2013), menembaki pasukan keamanan Nigeria yang menggelar operasi di dekat perumahan anggota parlemen di ibu kota Nigeria, Abuja.

Insiden ini kemudian berkembang menjadi baku tembak yang sejauh ini sudah mencederai beberapa orang.

Mengikuti informasi yang diberikang anggota Boko Haram yang tertangkap, pasukan Nigeria bergerak menuju ke sebuah tempat penimbunan senjata di kawasan Apo.

"Tak lama setelah tengah malam pasukan mulai menggali untuk mencari senjata-senjata itu," kata juru bicara pemerintah, Marilyn Ogar.

"Lalu, pasukan kami ditembaki oleh elemen Boko Haram di kawasan itu, yang langsung dibalas oleh tim kami," tambah Ogar.

Akibat insiden baku tembak itu, beberapa orang terluka dan 12 orang ditahan.

Boko Haram, sebelumnya pernah menyerang ibu kota Abuja, termasuk melakukan pengeboman sebuah gedung PBB, kantor penerbitan koran, dan sebuah pusat perbelanjaan.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X