Badai di Meksiko Tewaskan 97 Orang

Kompas.com - 20/09/2013, 09:34 WIB
Warga dievakuasi dengan tali menyeberang tanah yang longsor di Petaquillas, Meksiko. BBCWarga dievakuasi dengan tali menyeberang tanah yang longsor di Petaquillas, Meksiko.
EditorEgidius Patnistik
Menurut Pemerintah Meksiko, sudah 97 orang tewas akibat serangan badai yang sudah menerjang sebagian wilayah negara itu sejak awal pekan ini.

Di desa La Pintada, dekat pantai Pasifik, badai menyebabkan terjadinya longsor yang praktis mengurung seisi desa. Sedikitnya 15 jenazah ditemukan di bawah longsoran, sementara hampir 70 warga setempat dinyatakan hilang.

Badai tropis Manuel, yang pada Kamis (19/9/2013) berubah menjadi topan, bergerak ke arah utara, memaksa ratusan warga mengungsi dari rumah mereka di negara bagian Sinaloa. Saat topan besar ini mengantam daratan, Manuel menyebabkan turunnya hujan deras dan angin dengan kecepatan hingga 120 km/jam sehingga terjadi banjir bandang di Sinaloa.

Evakuasi turis

Sekolah-sekolah ditutup dan seisi desa di kampung nelayan Yameto dievakuasi karena badai Manuel mendekat. Lebih dari 100.000 jiwa terdampak topan ini. Demikian kata gubernur negara bagian tersebut kepada wartawan.

Topan itu kemudian mengendur menurut pengamatan Pusat Topan Nasional AS dan kembali ke bentuk awalnya sebagai badai tropis. Badai Manuel diperkirakan akan reda sebelum akhir pekan ini.

Meski demikian, kondisi cuaca diperkirakan akan tetap buruk sampai beberapa hari mendatang karena adanya ancaman badai ketiga.

Wilayah Pantai Teluk juga dihajar Topan Ingrid, yang merupakan topan pertama sejak 1950-an sehingga Meksiko harus menghadapi serangan bencana badai berurutan. Demikian lapor wartawan BBC Will Grant di ibu kota Mexico City.

Kota liburan Acapulco serta wilayah sekitarnya menjadi daerah terparah akibat hantaman topan Manuel dan sejak itu lebih dari 10.000 turis dievakuasi dengan menggunakan pesawat militer ke tempat aman.

Di tengah bencana, sejumlah toko yang kosong menjadi sasaran penjarahan, sementara warga di pinggiran Acapulco mengeluhkan tidak adanya aparat sehingga harus menjaga barang-barang mereka dari pencuri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Menikah Massal di Tengah Virus Corona, Pasangan Ini Berciuman Pakai Masker

Internasional
Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Virus Corona, Siapa Penyebar Pertama dan Mengapa Dia Penting untuk Ditemukan

Internasional
Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Takut Tertular Virus Corona, Demonstran di Ukraina Lempari Bus yang Bawa Warga dari China

Internasional
Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Rusia Jalin Koordinasi dengan China Tangani Kasus Virus Corona

Internasional
Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Kisah Korban Selamat Virus Corona (2): Ingin Berterima Kasih Dapat Hidup Kedua

Internasional
Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Kasus Infeksi Baru Virus Corona di China Menurun di Saat Kasus Internasional Meningkat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X