Kompas.com - 19/09/2013, 23:08 WIB
EditorErvan Hardoko
ANKARA, KOMPAS.com - Turki menutup perbatasannya dengan Suriah setelah sebuah kelompok bersenjata yang terafiliasi Al-Qaeda menyerbu sebuah kota di dekat perbatasan dan mengusir pasukan pemberontak yang didukung negara Arab dan Barat. Demikian penjelasan sejumlah pejabat Turki, Kamis (19/9/2013).

Para pejuang kelompok Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) pada Rabu (18/9/2013), menyerbu kota perbatasan Azaz dan menewaskan sedikitnya lima anggota Brigade Badai Utara, sebuah unit pemberontak yang mengendalikan kawasan perbatasan.

Konfrontasi di kota Azaz itu adalah salah satu bentrok paling serius yang melibatkan ISIL, yang sebagian besar anggotanya adalah pejuang asing, melawan kelompok pemberontak yang lebih moderat.

Akibat bentrokan itu, pintu perbatasan Oncupinar yang berjarak sekitar lima kilometer dari Azaz ditutup karena alasan keamanan.

"Masih terdapat kebingungan tentang apa yang terjadi di Suriah. Semua bantuan kemanusiaan yang biasanya melewati perbatasan ini ditunda," kata seorang pejabat Turki yang enggan disebutkan namanya.

Pintu perbatasan Azaz merupakan urat nadi penting untuk wilayah utara Suriah yang dikuasai pemberontak. Lewat perbatasan ini juga bantuan kemanusiaan, bahan bangunan, dan makanan dikirim ke Suriah.

Pintu perbatasan ini pula yang menyediakan jalan bagi warga Suriah yang ingin mengungsi mencari tempat yang lebih aman.

Pintu perbatasan ini jatuh ke tangan pemberontak tahun lalu saat pemberontak menggelar serangan  untuk merebut kota Aleppo.

Ankara adalah salah satu pendukung terkuat pemberontak Suriah dalam 2,5 tahun perlawanan melawan rezim Assad.

Meski Ankara membantah mempersenjatai pemberontak, para pejuang pemberontak termasuk yang tergabung dalam kelompok-kelompok militan dengan mudah melintasi perbatasan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.