Kompas.com - 19/09/2013, 21:32 WIB
EditorErvan Hardoko

ATHENA, KOMPAS.com - Perdana Menteri Yunani, Antonis Samaras, Kamis (19/9/2013) mengatakan pemerintah bertekad menghentikan partai sayap kanan Golden Dawn merongrong demokrasi di negara itu.

Samaras mengatakan hal tersebut dalam siaran televisi nasional setelah pembunuhan aktivis dan musisi sayap kiri, Pavlos Fyssas, yang diduga dilakukan seorang anggota Golden Dawn.

"Pemerintah bertekad untuk tidak membiarkan keturunan-keturunan Nazi meracuni kehidupan sosial, melakukan kejahatan, meneror dan merongrong fondasi negara yang melahirkan demokrasi," kata Samaras.

Pernyataan PM Yunani dikeluarkan pada hari pemakaman Pavlos Fyssas yang ditusuk Selasa lalu. Ratusan orang menghadiri pemakaman di Athena.

Sebagian dari mereka meneriakkan yel-yel "Babi! Fasis" Pembunuh!" untuk merujuk pada partai sayap kanan. Berbagai aksi protes digelar kemarin untuk menentang pembunuhan musisi berusia 34 tahun tersebut. Ia dikenal dengan nama populernya Killah P.

Fyssas ditusuk dua kali di dada dalam suatu perkelahian setelah ia dan teman-temannya menonton pertandingan sepak bola di sebuah kafe.

Sejumlah saksi mata mengatakan Fyssas dan teman-temannya dikejar sekelompok orang sebelum ditusuk.

Seorang pria berusia 45 tahun dilaporkan mengaku sebagai pelaku penusukan Pavlos Fyssas.

Tersangka adalah anggota Golden Dawn, partai sayap kanan yang dituding terlibat sejumlah aksi kekerasan terhadap kaum imigran di Yunani.

Namun Partai Golden Dawn membantah terlibat dalam pembunuhan Fyssas. Partai juga menolak disebut sebagai gerakan neo-Nazi, meskipun simbolnya menyerupai swastika.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.