Ditangkap Polisi Afganistan, Niat Amar Jadi "Pengantin" Tak Kesampaian

Kompas.com - 19/09/2013, 15:51 WIB
Tentara Afghanistan memeriksa lokasi serangan bom bunuh diri di distrik Bazarak, Provinsi Panjshir, 29 Mei 2013. Pasukan keamanan Afghanistan menewaskan enam pembom bunuh diri yang menyerang kantor gubernur provinsi Panjshir. AFP PHOTO / SHAH MARAITentara Afghanistan memeriksa lokasi serangan bom bunuh diri di distrik Bazarak, Provinsi Panjshir, 29 Mei 2013. Pasukan keamanan Afghanistan menewaskan enam pembom bunuh diri yang menyerang kantor gubernur provinsi Panjshir.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Awalnya, Amar alias Khulwat berniat bunuh diri. Caranya, tulis AP pada  Kamis (19/9/2013), meledakkan diri pakai bom. Amar, menurut catatan penyelidikan polisi Afganistan (NDS) memang memilih menjadi pengebom bunuh diri.


Jadilah, lantaran polisi keburu mencokok dia, niat Amar tak kesampaian. Oh iya, insiden penangkapan itu terjadi di Provinsi Kunar, di timur Afganistan.

Amar sendiri, kata polisi, berasal dari Provinsi Nangarhar. Amar awalnya mendapat pelatihan militer dari  kelompok Taliban. "Dia mendapat pelatihan membuat rompi berisi bom,"kata NDS.

Dalam pemeriksaan, Amar mengakui dia termasuk dari 15 orang yang mendapat pelatihan dari Taliban. Dari jumlah itu, 5 di antaranya sudah menjadi pengebom bunuh diri.

Taliban memang banyak merekrut orang-orang untuk menjadi pengebom bunuh diri. Konon, orang-orang macam itu, kata Taliban, bakal mendapat kesempatan menjadi "pengantin"di alam baka kalau mampu melaksanakan niat bunuh diri itu.

Hingga berita ini diunggah, Taliban belum memberikan komentar. Sementara, NDS masih gencar melakukan penyelidikan ikhwal pelaku bom bunuh diri.

 

SHAH MARAI / AFP Sepatu seorang korban tercecer di lokasi terjadinya bom bunuh diri di depan Pengadilan Tinggi Kabul, Afganistan. Insiden ini menewaskan 14 orang dan 38 orang lainnya terluka.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X