Bus dan Kereta Api Bertabrakan di Kanada, 5 Tewas

Kompas.com - 18/09/2013, 22:32 WIB
Polisi berada di lintasan kereta api di pinggiran ibu kota Kanada, Ottawa untuk menyelidiki tabrakan antara sebuah bus tingkat dan kereta api yang menewaskan sedikitnya lima orang penumpang bus. MICHEL COMTE / AFPPolisi berada di lintasan kereta api di pinggiran ibu kota Kanada, Ottawa untuk menyelidiki tabrakan antara sebuah bus tingkat dan kereta api yang menewaskan sedikitnya lima orang penumpang bus.
|
EditorErvan Hardoko
OTTAWA, KOMPAS.com — Sebuah bus tingkat bertabrakan dengan sebuah kereta api di sebuah pelintasan di pinggiran ibu kota Kanada, Ottawa, Rabu (18/9/2013), menewaskan sedikitnya lima orang.

Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Ottawa, Marc Messier, kepada stasiun televisi CTV mengatakan, selain lima korban tewas, enam penumpang bus juga mengalami luka.

Bus milik perusahaan OC Transpo itu tengah dalam perjalanan menuju pusat kota Ottawa di jam kerja pagi hari yang sibuk saat kecelakaan terjadi.

Pascal Logis, seorang saksi mata, mengatakan, bus itu tetap melintasi rel kereta api meski palang pintu rel kereta api sedang diturunkan.

"Lalu, bum! Bus itu menghantam kereta api yang melintas," ujar Pascal.

Saksi mata kedua, Mark Cogan, mengatakan hal yang sama. Mark melihat pintu palang pelintasan kereta api sudah diturunkan, tetapi bus itu tetap nekat melintas.

"Kereta api sedang melintas dan saya melihat di jalur bus, bus tingkat itu terus melaju ke arah rel kereta api," ujar Mark.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juru bicara Komite Keselamatan Transportasi Kanada, Chris Krepski, kepada stasiun televisi CBC News Network mengatakan, investigasi terhadap kecelakaan ini bisa berlangsung hingga satu tahun.

"Kami akan menyelidiki banyak aspek, mulai dari desain pelintasan kereta api, hingga sistem peringatan dan perlindungan. Kami juga memeriksa semacam kotak hitam yang dimiliki kereta api," ujar Krepski.

Sementara itu, PM Kanada Stephen Harper menyampaikan belasungkawa bagi keluarga penumpang bus yang meninggal dunia.

"Saya merasa sangat bersedih mendengar tabrakan kereta api dan bus di Ottawa pagi ini," kata PM Harper lewat akun Twitter-nya.

"Doa kami selalu bersama keluarga korban tragedi ini," tambah Harper.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.