AS Masukkan Dua WNI ke Dalam Daftar Hitam Teroris

Kompas.com - 18/09/2013, 22:12 WIB
Kementerian keuangan AS. ISTKementerian keuangan AS.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Kementerian Keuangan Amerika Serikat, Rabu (18/9/2013), memasukkan nama dua orang warga negara Indonesia ke dalam daftar hitam karena dianggap dekat dengan kelompok-kelompok militan Islam.

Kedua orang itu, yang pertama adalah Said Ahmad Sungkar (51), yang diduga terlibat penggalangan dana untuk mendukung Jamaah Islamiyah (JI) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).

Kedua kelompok ini oleh Washington dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris.

Pria kedua adalah Afif Abdul Majid (58). Pria ini adalah pemimpin JAT yang membantu proses rekrutmen dan pelatihan orang-orang yang akan digunakan dalam berbagai aksi kekerasan.

"Pada 2012, Abdul Majid berperan untuk mengoordinasikan berbagai kegiatan pemimpin daerah JAT," demikian Kementerian Keuangan AS.

"Ancaman teror Jamaah Islamiyah dan Jamaah Ansharut Tauhid tetap signifikan," kata Deputi Menkeu Bidang Intelijen Keuangan dan Terorisme, David Cohen.

Pemerintah AS, kata Cohen, akan terus berusaha melindungi sistem finansial internasional dari aktivitas yang terkait dengan kelompok-kelompok teror.

"Tujuannya agar kelompok-kelompok ini semakin sulit untuk melakukan tindak kekerasan," lanjut Cohen.

Setelah dimasukkan ke dalam daftar hitam, maka semua aset kedua orang ini di AS akan dibekukan dan semua warga AS dilarang melakukan hubungan bisnis dengan kedua pria itu.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X