Kompas.com - 18/09/2013, 18:46 WIB
Kabur. ISTKabur.
EditorErvan Hardoko
SANAA, KOMPAS.com — Sebanyak 22 orang gadis menghilang dalam dua bulan terakhir di Provinsi Ibb, Yaman. Demikian sejumlah sumber keamanan kepada Gulf News, Rabu (18/9/2013).

Sebagian besar gadis yang hilang itu melakukan kawin lari dengan kekasih mereka, dan polisi berhasil melacak 85 persen para gadis yang kabur ini lalu membawa mereka pulang.

Kepala Kejahatan Moral Departemen Investigasi Kriminal Provinsi Ibb, Kolonel Ahmad Daham, mengatakan, jumlah gadis yang menghilang sudah mencapai skala "mengkhawatirkan".

Penyebab masalah ini, lanjut Daham, bisa berbagai macam hal termasuk persengketaan keluarga dan media sosial.

"Usia gadis-gadis yang hilang berkisar antara 13-22 tahun," kata Daham tanpa memberikan rincian.

"Satu kasus yang kami tangani adalah seorang gadis yang kabur setelah  dinikahkan dengan sepupunya yang tidak dia cintai," ujar Daham.

Setelah pernikahan itu, sang gadis melarikan diri bersama kekasihnya ke Provinsi Sa'ada. Namun, gadis itu tak dapat menikahi kekasihnya jika sang suami tak menceraikannya.

"Kami berhasil menemukan gadis itu di Sa'ada dan kami berusaha untuk membawanya pulang," lanjut Daham.

Daham mengakui, jumlah gadis yang hilang atau kabur kemungkinan lebih besar karena tak semua keluarga melaporkan kehilangan anak gadisnya kepada polisi.

"Beberapa keluarga menganggap melaporkan anak gadisnya yang kabur akan membawa aib bagi keluarga. Sehingga mereka memilih diam saat anak gadis mereka kabur tanpa alasan," tambah Damam.

Sementara itu, Direktur Departemen Investigasi Kriminal Provinsi Ibb Kolonel Anwar Hatem mengatakan, tak semua kasus gadis hilang adalah kawin lari atau kabur bersama kekasihnya.

"Beberapa dari mereka diculik sekelompok penjahat yang menginginkan uang tebusan," ujar Hatem.

Di Yaman, seorang gadis yang kabur bersama seorang pria yang bukan keluarga bisa berujung kematian bagi si gadis. Media lokal Yaman kerap memberitakan gadis muda yang tewas dibunuh keluarga sendiri akibat kabur dengan seorang pria.



Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X