Kompas.com - 18/09/2013, 11:56 WIB
Demonstran bentrok dengan polisi di Phnom Penh, Kamboja, Minggu (15/9/2013). AFPDemonstran bentrok dengan polisi di Phnom Penh, Kamboja, Minggu (15/9/2013).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Satu perintah terbaru keluar dari Istana Kerajaan Kamboja. Raja Norodom Sihamoni memerintahkan wakil rakyat dari partai oposisi hadir dalam pembukaan persidangan pada Senin (23/9/2013) mendatang. "Ini untuk menunjukkan persatuan nasional Kamboja,"kata Raja Sihamoni di Phnom Penh pada Rabu (18/9/2013).

Menurut warta AP, perintah tertulis itu sesuai dengan Bab 82 Konstitusi Kamboja. Pihak kerajaan mengatakan kalau Raja Sihamoni mengirimkan perintah tertulis itu kepada 55 wakil rakyat terpilih dari partai oposisi, Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP).

Kamboja menghelat pemilihan umum pada 28 Juli 2013. Hasilnya, dari 123 kursi parlemen, 55 di antaranya menjadi milik CNRP. Sementara, sisanya, menjadi milik petahana Partai Rakyat Kamboja (CPP) di bawah kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Hun Sen. Tokoh oposisi Sam Rainsy menjadi pemimpin CNRP.

Sampai kini, dialog politik kedua pihak masih menjadi agenda utama. Soalnya, CNRP menolak hasil pemilihan umum tadi. CNRP merasa ada kecurangan di dalam proses itu.

Lantaran dugaan itu, CNRP mengancam tidak akan mengikuti pembukaan persidangan parlemen tersebut. CNRP juga berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran untuk kali kedua. Kali pertama, CNRP melakukan unjuk rasa pada Minggu (15/9/2013) di Phnom Penh. Saat itu, satu pengunjuk rasa tewas dan satu polisi terluka.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.