Iran Kecolongan, Warganya Bisa Akses FB dan Twitter

Kompas.com - 18/09/2013, 09:28 WIB
Pemerintah Iran melakukan pembatasan mengakses sejumlah laman jejaring sosial sejak 2009 pasca pemilihan presiden. ABCPemerintah Iran melakukan pembatasan mengakses sejumlah laman jejaring sosial sejak 2009 pasca pemilihan presiden.
EditorEgidius Patnistik
Iran mengakui kekeliruannya sampai bisa membuat warga Iran akhirnya bisa mengakses sementara laman sosial media yang dilarang seperti Facebook dan Twitter. Pengguna internet di Iran sempat terkejut saat bisa masuk ke akun mereka Senin (16/9/2013) malam tanpa menggunakan perangkat lunak ilegal untuk menembus mekanisme penyaringan yang digunakan Pemerintah Iran.

Mereka menyampaikan kegembiraan secara online dengan menikmati, mem-posting di tengah kebebasan yang sangat langka.

Pemerintah Iran melakukan pembatasan mengakses sejumlah laman jejaring sosial sejak 2009 yang memungkinkan warganya mengatur demonstrasi antipemerintah pasca-pemilihan presiden.

Pengguna Facebook dengan nama akun Mehdi menulis di laman kronologinya, "Hai teman-teman Amerika, apakah kamu percaya keajaiban?! Well, apa yang baru saja terjadi tampaknya di Iran dan pemerintah di Teheran menghapus perangkat penyaring Facebook!"

Pengguna lainnya, Ali, ikut menimpali merujuk pada terpilihnya presiden moderat Hassan Rohani yang pernah berjanji membawa kebebasan sosial. Dia men-tweet, "Twitter dan Facebook sudah bebas! Terima kasih Rohani!"

Namun demikian, media pemerintah melaporkan Pemerintah Iran tengah mempertimbangkan penyelidikan atas insiden lepas kontrol untuk mengakses jejaring sosial secara bebas.

Seorang pejabat resmi yang bertugas mendeteksi konten internet ilegal, Abdolsamad Khoramabadi, mengatakan kepada kantor berita Mehr ada kesalahan teknis dan komite sedang melakukan penyelidikan. "Jika ada kelalaian, akan ada hukuman," tegasnya sambil belum bisa memastikan letak masalahnya.

Hal serupa pernah terjadi sebelumnya yang menyebabkan warga Iran bebas berselancar di internet. Namun, sejak Selasa (17/9/2013) waktu setempat, pemerintah sudah berhasil memblokir lagi.

Insiden itu terjadi beberapa hari setelah Menlu Iran Mohammad Javad Zarif memiliki akun Twitter resminya diverifikasi oleh situs jejaring sosial, meskipun secara teknis tetap ilegal buatnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X