Kompas.com - 17/09/2013, 19:47 WIB
EditorErvan Hardoko
SANAA, KOMPAS.com - Kabar tewasnya seorang gadis cilik Yaman berusia 8 tahun di malam pertama pernikahannya dengan seorang pria berusia 40 tahun, ternyata mengusik Menteri Hak Asasi Manusia Yaman Hooria Mashhoor.

Seperti dilaporkan BBC, Hooria mendesak parlemen Yaman agar segera menerbitkan undang-undang yang melarang praktik pernikahan anak-anak.

Hooria berharap parlemen kembali menghidupkan pembahasan undang-undang yang sudah berlangsung empat tahun yang menyatakan semua pernikahan di bawah usia 17 tahun adalah ilegal.

Hooria sendiri menginginkan usia termuda seseorang bisa menikah adalah 18 tahun.

Menurut sejumlah laporan pernikahan berujung maut ini terjadi di kota Haradh yang berbatasan dengan Arab Saudi. Namun, orangtua korban dan pejabat lokal membantah kabar tersebut.

Untuk meluruskan masalah ini, pemerintah Yaman menjanjikan proses investigasi. Pemerintah Yaman berjanji akan menyelidiki semua aspek kasus ini dan menyeret pelakunya ke pengadilan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.