Kompas.com - 17/09/2013, 04:21 WIB
Seorang polisi terlihat bersenjata lengkap mengamankan gedung Capitol di Capitol Hill, Washington, Amerika Serikat, Senin (16/9/2013), menyusul penembakan di pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat yang berjarak kurang dari 3 kilometer dari gedung Senat Amerika ini. MARK WILSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPSeorang polisi terlihat bersenjata lengkap mengamankan gedung Capitol di Capitol Hill, Washington, Amerika Serikat, Senin (16/9/2013), menyusul penembakan di pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat yang berjarak kurang dari 3 kilometer dari gedung Senat Amerika ini.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com — Jumlah korban penembakan di pangkalan Angkatan Laut di Washington, Amerika Serikat, Senin (16/9/2013) bertambah. Pada saat yang sama, Biro Investigasi Federal AS (FBI) telah mengidentifikasi satu pelaku penembakan.

Kepolisian setempat menyatakan bahwa jumlah korban tewas bertambah menjadi 13 0rang. Satu pelaku masuk dalam daftar tewas. Polisi sebelumnya menyatakan masih memburu pelaku lain, meski jumlahnya simpang siur, antara satu atau dua orang. Pelaku lain tersebut digambarkan sebagai pria berkulit hitam, berusia antara 40 dan 50 tahun, serta mengenakan seragam militer.

FBI mengidentifikasi pelaku penembakan yang tewas di lokasi adalah Aaron Alexis (34), berasal dari Fort Worth, Texas. Dia sebelumnya adalah pekerja di kompleks militer yang menangani pembuatan dan perawatan kapal tempur AS. Sejauh ini, motif penembakan belum dipastikan.

Serangkaian tembakan beruntun mengguncang pangkalan Angkatan Laut Amerika tersebut dan telah memunculkan drama di ibu kota negara adidaya itu. Helikopter berseliweran di udara kota, sementara pengamanan di Capitol Hill dan Gedung Putih pun diperketat.

Akibat penembakan ini, sejumlah sekolah di sekitar pangkalan langsung ditutup. Penerbangan melalui Bandara Reagen ditunda. Sebuah pertandingan bisbol antara tim Washington Nationals dan Atlanta Braves yang dijadwalkan berlangsung di Washington pada Senin petang pun dibatalkan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.