Penembakan di Kompleks AL Amerika, Senat Dikunci dan Pertandingan Bisbol Ditunda

Kompas.com - 17/09/2013, 03:48 WIB
Sejumlah orang terlihat mengangkat tangan sembari keluar dari kompleks pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Washington, Amerika, Senin (16/9/2013). Penembakan di dalam pangkalan tersebut, Senin pagi, menewaskan sedikitnya 12 orang. SAUL LOEB / AFPSejumlah orang terlihat mengangkat tangan sembari keluar dari kompleks pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Washington, Amerika, Senin (16/9/2013). Penembakan di dalam pangkalan tersebut, Senin pagi, menewaskan sedikitnya 12 orang.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com — Penembakan di Basis Militer Angkatan Laut di Washington, Amerika Serikat, telah memaksa pengamanan ketat di Senat AS. Satu pertandingan Liga Utama Bisbol juga ditunda karena serangan ini. Penembakan yang terjadi pada Senin (16/9/2013) pagi waktu setempat menewaskan sedikitnya 12 orang.

"Saya sudah berbicara dengan sergeant at arms, terkait peristiwa di Navy Yard, kami akan berlakukan reses bagi Senat sampai besok pagi," kata Pemimpin Mayoritas Senat Harry Reid di Twitter, Senin.

Sementara itu, sergeant at arms Senat AS, Terrance Gainer, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tak seorang pun diizinkan keluar masuk Capitol Hill, gedung senat, dalam kurun dua jam setelah penembakan. Lokasi pangkalan militer dan gedung ini kurang dari tiga kilometer.

"Mengingat ketidakpastian seputar penembakan di Navy Yard pagi ini dan khususnya kemungkinan masih ada tersangka lain (yang belum dilumpuhkan), kami telah memutuskan untuk mengunci kompleks Senat," kata Gainer.

"Kami tidak memiliki informasi apa pun untuk menyarankan Senat, anggotanya, atau staf (bahwa mereka) dalam bahaya. Namun dari sisi kehati-hatian, kami merasa ini adalah tindakan terbaik untuk menjaga agar semua orang aman."


Sementara itu, situs tim bisbol Washington Nationals mengumumkan bahwa pertandingan mereka melawan Atlanta Braves yang dijadwalkan berlangsung di Nationals Park, tak jauh dari pangkalan militer itu, ditunda.

"Kami semua di organisasi Nationals turut sedih atas peristiwa tragis yang terjadi pada pagi ini, hanya beberapa blok dari Nationals Park," demikian pernyataan itu. "Pikiran dan doa kami tetap bersama teman-teman kita di Navy Yard dan mereka yang terkena dampak kejadian hari ini," lanjut pernyataan itu. "Melihat kondisinya, kami telah memutuskan untuk menunda pertandingan melawan Braves pada malam ini."

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X