Kompas.com - 16/09/2013, 17:43 WIB
EditorErvan Hardoko
CANBERRA, KOMPAS.com — Perdana Menteri baru Australia, Tony Abbott, Senin (16/9/2013), mengumumkan susunan kabinet pemerintahannya. Namun, susunan kabinet ini langsung mendapat kritik karena hanya memasukkan satu perempuan di dalamnya.

Satu-satunya menteri perempuan itu adalah Julie Bishop, yang diposisikan sebagai menter luar negeri dalam kabinet yang terdiri atas 19 orang menteri itu.

Abbott, yang memenangkan pemilihan umum pada 7 September lalu itu, mengaku juga kecewa karena hanya sedikit perempuan yang ada di dalam kabinetnya.

"Banyak perempuan berbakat yang layak duduk di kabinet dan kementerian," kata Abbott.

"Sehingga saya pikir di masa depan akan semakin banyak perempuan duduk di kabinet dan kementerian," lanjut Abbott.

Meski berusaha menyampaikan alasannya, keputusan Abbott yang membentuk kabinet minim perempuan itu tetap mendapat kritik tajam.

"Kabinet Afganistan saat ini memiliki jumlah menteri perempuan lebih banyak dibanding Australia," kata ketua sementara Partai Buruh Chris Bowen.

Sementara itu, Senator Sue Boyce, anggota Partai Liberal pimpinan Abbott, mengatakan, jumlah menteri perempuan yang sangat minim saat ini merefleksikan masalah di dalam partai yakni perempuan sulit mendapatkan promosi.

"Sangat memalukan dan mengejutkan. Statistik ini akan terus mencoreng kemenangan dalam pemilu," ujar Boyce.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.