Sebuah Video Tampilkan Prajurit Iran Bertempur di Suriah

Kompas.com - 16/09/2013, 16:42 WIB
Dalam video yang diunggah ke internet, sejumlah pria yang diyakini anggota pasukan elit Iran berada bersama pasukan pro-pemerintah Suriah. Video ini dianggap sebagai bukti keterlibatan Iran dalam konflik Suriah. YouTube/Al ArabiyaDalam video yang diunggah ke internet, sejumlah pria yang diyakini anggota pasukan elit Iran berada bersama pasukan pro-pemerintah Suriah. Video ini dianggap sebagai bukti keterlibatan Iran dalam konflik Suriah.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Sebuah video yang muncul di internet pekan ini menampilkan sejumlah "bukti kuat" keterlibatan langsung Iran dalam konflik bersenjata di Suriah. Demikian laporan BBC pada Minggu (15/9/2013).

Video itu menampilkan lima orang pria mengenakan seragam militer Iran, yang diduga kuat adalah anggota Pasukan Garda Revolusi Quds.

Kelima orang ini berada di antara sekelompok pejuang pro-rezim Presiden Bashar al-Assad.

"Berdasarkan pembicaraan antara para pria Iran yang terdengar dalam rekaman video, mereka sedang berada di sebuah lokasi di sebelah selatan kota Aleppo," demikian BBC.

Laporan soal video ini juga muncul di harian The New York Times. Harian ini menuliskan, para anggota militer Iran itu disebut sebagai para "penasihat militer".

Para pejuang oposisi diduga kuat sebagai pengunggah video tersebut. Kelompok oposisi mengatakan, rekaman video itu adalah milik seorang juru kamera Iran yang tewas dalam pertempuran.

"Video itu juga menampilkan mereka (militer Iran) dan para pendukung pemerintah berada di sebuah bangunan yang mirip dengan sebuah sekolah dengan tulisan ditempel di tembok dalam bahasa Arab dan Persia, mengindikasikan jumlah orang Iran jauh lebih banyak dari yang terlihat dalam video," lanjut BBC.

Dalam satu titik rekaman itu terlihat kamera perekam jatuh ke tanah dan tampilan langsung berubah gelap. Sementara suara peluru terdengar di latar belakang.

Situasi ini kemungkinan besar adalah saat si juru kamera tertembak dan tewas.

Pada Juni lalu, harian The Independent melaporkan, sekitar 4.000 anggota pasukan Garda Revolusi Iran dikirim ke Suriah untuk membantu rezim Presiden Bashar al-Assad.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X