Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/09/2013, 15:48 WIB
EditorErvan Hardoko
SEOUL, KOMPAS.com — Seorang putri remaja, anak dari seorang pejabat keamanan senior Korea Utara, membelot ke Korea Selatan. Demikian ungkap seorang aktivis di Korea Selatan, Senin (16/9/2013).

Jika kabar ini benar, pembelotan ini menjadi peristiwa langka karena dilakukan anggota keluarga pejabat negara yang banyak memiliki hak istimewa.

Gadis yang hanya disebut bernama Han (19) itu adalah putri dari seorang pejabat Kementerian Keamanan Publik yang membawahkan operasi polisi di ibu kota Pyongyang.

Menurut aktivis HAM yang membantu pelarian gadis itu, Han masih berstatus mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Beijing saat melarikan diri ke Seoul, lewat negara ketiga pada Mei lalu.

Sejak tiba di ibu kota Korea Selatan, Han menjalani pemeriksaan ketat dari otoritas intelijen. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan tidak berkomentar soal masalah ini.

Sebagian besar warga Korea Utara yang kabur biasanya mengawali langkahnya di China, sebelum mencari negara ketiga, biasanya di Asia Tenggara, untuk kemudian meminta izin tinggal di Korea Selatan.

Melarikan diri dari Korea Utara adalah sebuah tindakan berisiko tinggi. Jika tertangkap dan dipulangkan, mereka bisa menghadapi hukuman berat, termasuk dihukum di kamp-kamp kerja paksa.

Namun, jika mereka berhasil mencapai Korea Selatan, keluarga mereka di Korea Utara menghadapi banyak risiko hukuman berat.

Biasanya alasan utama rakyat Korea Utara yang kabur adalah tak tahan menghadapi tekanan dan kemiskinan. Namun, pembelotan yang dilakukan kelompok masyarakat elite di Pyongyang yang menikmati banyak keuntungan sosial dan finansial hampir tak pernah terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.