Kompas.com - 16/09/2013, 11:20 WIB
Seorang warga Kamboja menggunakan hak pilih di sebuah tempat pemungutan suara di Provinsi Kandal, Minggu (28/7/2013). 
AFP PHOTO / TANG CHHIN SOTHYSeorang warga Kamboja menggunakan hak pilih di sebuah tempat pemungutan suara di Provinsi Kandal, Minggu (28/7/2013).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan tokoh oposisi Sam Rainsy memulai lagi diskusi pada Senin (16/9/2013) untuk mencari solusi dari kebuntuan politik selama ini. Sementara, sehari sebelumnya, kedua pihak saling berhadapan dalam sebuah unjuk rasa di Phnom Penh yang menewaskan satu orang.

Pertemuan kedua belah pihak itu sejatinya adalah kali kedua dalam tiga hari ke belakang. Pada Sabtu (14/9/2013), keduanya sudah bertemu dan berbicara di Istana Kerajaan Kamboja. Pembicaraan itu mendapat simpati dari Raja Norodom Sihamoni, meski pada pembicaraan itu belum muncul keputusan politik.


Kamboja menghelat pemilihan umum pada 28 Juli 2013. Hasil pemilu itu menunjukkan kalau partai petahana, Partai Rakyat Kamboja (CPP) pimpinan Hun Sen, memenangi 68 kursi parlemen. Sementara Partai Penyelamat Nasional Kamboja (CNRP) pimpinan Sam Rainsy mendapat 55 kursi.

Atas hasil tersebut, sebagaimana warta AP, CNRP tak mengakuinya. Menurut CNRP, mestinya partai itu memenangi 63 kursi, sementara CPP mestinya cuma mendapat 60 kursi. "CNRP merasa ada kecurangan dalam pemilu," kata pernyataan CNRP.

Sementara itu, menurut politisi senior CPP Cheam Yeap, pertemuan antara Hun Sen dan Sam Rainsy fokus pada topik mengenai kebuntuan politik berikut alokasi posisi kepemimpinan di parlemen. Pada sisi lain, politisi senior sekaligus juru bicara CNRP Yim Sovann mengatakan kalau pihaknya menginginkan adanya reformasi di Komisi Pemilihan Umum Nasional Kamboja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.