Kompas.com - 14/09/2013, 15:16 WIB
Barang bukti Ganja  seberat 69,2 kg dan para tersangka dihadirkan saat konferensi pers pengungkapann kasus ganja jaringan Aceh periode Agustus 2013 di Mapolrestro Jakarta Barat, Senin (26/8/2013). WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHABarang bukti Ganja seberat 69,2 kg dan para tersangka dihadirkan saat konferensi pers pengungkapann kasus ganja jaringan Aceh periode Agustus 2013 di Mapolrestro Jakarta Barat, Senin (26/8/2013).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Meski sudah mencanangkan program pembasmian narkoba sejak 1999, produksi narkoba di Myanmar tetap saja menanjak. Maka dari itulah, pemerintah Myanmar memperpanjang program itu hingga 2019. Fokus Myanmar pada program itu adalah memberantas ladang-ladang opium, tulis New Light of Myanmar pada Sabtu (14/9/2013).

Pemerintah Myanmar dalam tulisan itu memang tidak membubuhkan data soal berapa banyak produksi barang haram itu. Namun, kebijakan itu sudah cukup membuat Myanmar berani menghelat pertemuan pembahasan narkoba setingkat ASEAN. Rencananya, tanggal acara mulai pada Selasa (24/9/2013) sampai dengan Jumat (27/9/2013).

Dalam kesempatan itu, akan hadir pihak terkait dari Sekretariat ASEAN, para anggota ASEAN, mitra dialog ASEAN seperti China, Jepang, Korsel, India, dan AS. Pada pertemuan itu, Negeri Uwak Sam (US) akan diwakili oleh Badan Antinarkoba Nasional (DEA).

Sementara, dalam upaya pemberantasan ladang opium, Myanmar sudah lama bekerja sama dengan Lembaga PBB untuk Pemberantasan Narkoba dan Kriminalitas (UNODC). Myanmar juga bekerja sama dengan Thailand dan China lantaran ladang-ladang opium itu ada di perbatasan dengan kedua negara tersebut.

Pada setahun silam, Myanmar sudah menghukum 5.740 penjahat narkoba. Lalu, Myanmar sudah menuntaskan 4.006 kasus narkoba.

 Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.