Kompas.com - 14/09/2013, 13:21 WIB
Ilustrasi Bendera Inggris backgroundcomIlustrasi Bendera Inggris
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Komunikasi global hingga saat ini masih menggunakan bahasa Inggris. Dominasinya, menurut catatan PBB, ada sekitar dua miliar dari total populasi dunia yang berada di kisaran sembilan miliar orang menggunakan atau belajar berbahasa Inggris.

Adalah Chief Operating Officer Wall Street English James McGowan yang mengemukakan hal itu pada Selasa silam usai menghelat pergantian nama pusat belajar bahasa Inggris Wall Street Institute menjadi Wall Street English. "Penggunaan nama baru ini berlaku di seluruh dunia," katanya di Jakarta.

Hadir dalam kesempatan itu Presiden Direktur Wall Street English Indonesia Angsuman Rakshit, Presiden Komisaris Wall Street English Indonesia William Daniel, dan Head of Marketing Wall Street English Indonesia Grace Chandra. Logo baru tersebut, imbuh James, menunjuk pada desain pintu terbuka menuju masa depan cerah dengan membantu orang belajar berbicara dan memahami bahasa Inggris. "Sampai kini, bahasa Inggris adalah bahasa dunia yang digunakan sebagai bahasa bisnis internasional, wisatawan dunia, dan diplomasi," katanya.

Dalam catatan James lebih lanjut, terungkap hingga kini pihaknya menjadi mitra belajar bahasa Inggris untuk 190.000 siswa di Indonesia. Sampai sekarang, alumninya ada dua juta orang di seluruh dunia.

Sejak pusat pertama dibuka di Italia lebih dari 40 tahun lalu, Wall Street English memiliki lebih dari 400 pusat belajar pada 28 negara. Di Indonesia, pusat pertama Wall Street English resmi dibuka pada akhir 2007 di Ratu Plaza, Jakarta Selatan. Kemudian, jumlahnya terus bertambah di La Piazza Kelapa Gading, Pondok Indah Mal 1, Central Park Mal, Kota Kasablanka Mal, dan Mall @ Alam Sutera. Dalam kurun waktu sekitar lima tahun, Wall Street English telah dipercaya menjadi mitra belajar bahasa Inggris bagi lebih dari 20,000 orang. Saat ini, Wall Street English memiliki lebih dari  7.600 siswa. Targetnya, jumlah ini terus meningkat hingga lebih dari 8.000 siswa pada 2013.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.