Kompas.com - 12/09/2013, 15:19 WIB
Salah satu kartun yang dimuat majalah mingguan Perancis, Le Canard EnchaineSalah satu kartun yang dimuat majalah mingguan Perancis, "Le Canard Enchaine", menampilkan dua oang yang mengenakan pakaian anti-radiasi nuklir di dekat sebuah kolam renang. Pemerintah Jepang sangat tersinggung dengan kartun ini dan berencana memprotes majalah "Le Canard Enchaine" secara resmi.
EditorErvan Hardoko
TOKYO, KOMPAS.com — Pemerintah Jepang, Kamis (12/9/2013), menyatakan kemarahan setelah serangkaian kartun yang dianggap melecehkan bencana PLTN Fukushima dimuat sebuah majalah mingguan terbitan Perancis.

Majalah satire, Le Canard Enchaine, memublikasikan kartun yang menampilkan seorang pesumo dengan kaki tambahan sedang berlaga di depan PLTN Fukushima yang rusak.

Kartun lain menampilkan dua orang yang berdiri di depan sebuah kolam air mengenakan pakaian anti-radiasi nuklir dan memegang alat penghitung radiasi Geiger.

Kedua orang itu berkata bahwa fasilitas olahraga air sudah selesai dibangun di Fukushima.

Kartun-kartun itu ditampilkan tampaknya ingin menyerang keputusan IOC yang memilih Tokyo menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 meski krisis nuklir di Fukushima belum terselesaikan.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan, kedua kartun satire itu memberikan citra yang salah soal Jepang di mata dunia.

"Kartun satire seperti ini sangat menyakitkan bagi korban bencana," kata Suga dalam sebuah jumpa pers.

"Jurnalisme seperti ini yang memberikan impresi salah soal penanganan masalah air tercemar radiasi di Fukushima," tambah dia.

Pemerintah Jepang selalu mengklaim berhasil mengendalikan masalah pembuangan air teradiasi dari PLTN Fukushima dan menegaskan kondisi itu tidak akan memengaruhi olimpiade.

Suga menambahkan, Pemerintah Jepang dalam waktu dekat akan mengajukan protes resmi terhadap majalah Le Canard Enchaine.

Kurang dari setahun lalu, insiden serupa muncul juga di media Perancis yang dianggap menyindir bencana nuklir dan efeknya.

Stasiun televisi Perancis, France 2, menayangkan program "Kami Tidak Berbohong" yang menampilkan foto Eiji Yoshikawa, penjaga gawang timnas Jepang, yang memiliki empat lengan.

Acara tersebut menjelaskan keempat tangan Yoshikawa itu merupakan efek Fukushima sehingga Yoshikawa sangat piawai menjaga gawangnya.

Sindiran itu muncul setelah Yoshikawa tampil cemerlang dalam laga Jepang melawan Perancis yang berakhir dengan kekalahan Les Blues.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X