Kompas.com - 12/09/2013, 13:40 WIB
Kompleks nuklir Yongbyon, Korea Utara www.france24.comKompleks nuklir Yongbyon, Korea Utara
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com — Asap tampak mengepul dari fasilitas nuklir Yongbyon, Korea Utara, mengindikasikan bahwa reaktor itu telah diaktifkan. Demikian kata sebuah institut AS.

Warna dan volume asap menunjukkan bahwa reaktor itu siap digunakan.

Pyongyang April lalu menyatakan akan mengaktifkan kembali reaktor di kompleks nuklir Yongbyon, meski hal itu berpotensi menimbulkan ketegangan regional.

Reaktor tersebut bisa memproduksi plutonium, yang dapat digunakan Korea Utara untuk memproduksi senjata nuklir.

Laporan yang diterbitkan di situs 38 North ini ditulis US-Korea Institute di Universitas Johns Hopkins.

Institut itu menggunakan foto satelit untuk memantau perkembangan di Korea Utara.

Reaktor menggunakan turbin asap untuk menghasilkan listrik, dan asap terdeteksi oleh foto satelit pada 31 Agustus.

Asap tersebut adalah petunjuk bahwa sistem listrik sudah bekerja. Demikian kata laporan itu.

"Reaktor tersebut tampak sudah atau tinggal selangkah lagi akan beroperasi penuh, dan begitu itu terjadi, reaktor itu akan mulai memproduksi plutonium," kata penulis laporan Jeffrey Lewis pada BBC.

"Mereka benar-benar menempatkan diri mereka di posisi untuk meningkatkan jumlah material yang mereka punya untuk senjata nuklir, yang saya pikir menguntungkan posisi mereka dalam negosiasi, dan membuat kami merasa cemas," tambahnya.

Korea Utara menutup reaktor Yongbyon pada Juli 2007 sebagai bagian dari kesepakatan perlucutan senjata untuk ditukar dengan bantuan pangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X