Kompas.com - 10/09/2013, 17:53 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Pasukan AS sudah lama tak lagi bercokol di Provinsi Diyala, Irak, sejak 2003. Kendati begitu, warta AP pada Selasa (10/9/2013), menunjukkan kalau bara pertikaian di provinsi yang berdekatan dengan Iran itu masih ada.

Terbaru, 12 orang tewas dan 27 lainnya terluka dalam berbagai serangan bom terpisah di provinsi itu dalam 24 jam terakhir.

Dalam sebuah serangan di dekat kafe di Baquba, 5 orang meninggal dan 13 lainnya terluka. Pemicunya, bom mobil yang meledak dalam pengaturan detonator.

Lalu, bom mobil juga menewaskan 3 orang dan melukai 5 orang di Bawiyah, masih di Baquba.

Kemudian, bom jalanan meledak di pasar Desa Al-Salam. Insiden itu menewaskan 4 orang dan melukai 9 lainnya.

Irak masih menjadi saksi kekerasan bersenjata dalam tahun-tahun belakangan. Pada era 2006-2007 jumlah korban tewas per bulan mencapai 3.000 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.