Kompas.com - 10/09/2013, 15:02 WIB
Seorang tentara Korea Selatan terlihat di antara jajaran barikade yang menghalangi ruas jalan di kota Paju, Korea Selatan yang menuju ke kompleks industri Kaesong di Korea Utara. JUNG YEON-JE / AFPSeorang tentara Korea Selatan terlihat di antara jajaran barikade yang menghalangi ruas jalan di kota Paju, Korea Selatan yang menuju ke kompleks industri Kaesong di Korea Utara.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Topik dialog kawasan industri Kaesong antara dua Korea masih seputar kompensasi. Hingga sesi pembukaan kembali pada Selasa (10/9/2013), topik itu tetap mengemuka.

Pihak Utara masih bersikukuh kalau Selatan mesti menyediakan kompensasi terhadap penutupan Kaesong. Kompensasi itu harus ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang terpaksa tutup operasi lantaran kebijakan penutupan tersebut.

Korut menutup sementara Kaesong lantaran tensi politik yang memanas di Semenanjung Korea. Korut menganggap Korsel mempertajam perseteruan karena melakukan latihan militer dengan AS.

Dua Korea mendirikan Kaesong pada 2004. Kawasan industri yang berada di wilayah Korea Utara itu menjadi simbol kerja sama kedua negara, sebagaimana warta AP.

Pada April 2013, tensi dua Korea menanjak karena selain tudingan kerja sama militer antara Korsel dengan AS, muncul pula tuduhan soal pengembangan potensi senjata nuklir oleh Korea Utara.

Lantaran penutupan itu, 53.000 pekerja asal Korut terpaksa dirumahkan. Sementara, 123 perusahaan asal Korsel di Kaesong juga berhenti berproduksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.