Perangi Obesitas, Meksiko Terapkan Pajak Minuman Ringan

Kompas.com - 09/09/2013, 18:38 WIB
Ilustrasi minum minuman ringan. news.com.auIlustrasi minum minuman ringan.
EditorErvan Hardoko

MEXICO CITY, KOMPAS.com — Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto, mengusulkan pajak minuman ringan untuk membantu mengatasi obesitas yang dianggap sebagai persoalan serius di negara tersebut.

Pena Nieto menggambarkannya sebagai pajak kesehatan untuk Meksiko, negara dengan tingkat obesitas tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Pajak minuman ringan ini adalah bagian dari serangkaian reformasi sosial dan fiskal.

Hal lain yang diusulkan adalah pajak karbon, rencana menerapkan tunjangan bagi pengangguran, dan skema pensiun nasional.

Wartawan BBC di Meksiko, Will Grant, mengatakan, Meksiko sangat memerlukan tambahan penerimaan dan Presiden Pena Nieto juga ingin mengatasi beberapa celah hukum yang selama ini dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar untuk meminimalkan kewajiban banyak ke negara.

Secara khusus, sudah muncul seruan agar orang-orang terkaya di Meksiko, termasuk orang terkaya di dunia, Carlos Slim, membayar pajak yang lebih besar.

Selama beberapa dekade, Meksiko memberlakukan sejumlah perlakukan khusus, seperti penundaan pembayaran pajak, ke industri-industri tertentu.

"Kebijakan-kebijakan seperti ini tidak layak lagi dipertahankan," kata Presiden Pena Nieto.

Beberapa reformasi ini masih harus mendapatkan persetujuan dari kongres dan dari sebagian besar negara bagian di Meksiko.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X