Rusia: Serangan Militer ke Suriah Akan Munculkan Terorisme

Kompas.com - 09/09/2013, 17:24 WIB
Menlu Rusia Sergei Lavrov (kanan) dan Menlu Suriah Walid al-Muallem dalam jumpa pers di Moskwa, Senin (9/9/2013). YURI KADOBNOV / AFPMenlu Rusia Sergei Lavrov (kanan) dan Menlu Suriah Walid al-Muallem dalam jumpa pers di Moskwa, Senin (9/9/2013).
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Pemerintah Rusia, Senin (9/9/2013), memperingatkan serangan ke Suriah berisiko memunculkan "ledakan terorisme" di kawasan itu di saat rezim Damaskus masih siap untuk berunding mengakhiri konflik.

"Para politisi sepakat dengan kekhawatiran kami bahwa solusi militer justru akan menciptakan terorisme, baik di Suriah maupun negara tetangganya," ujar Menlu Rusia Sergei Lavrov seusai bertemu dengan Menlu Suriah Walid al-Muallem.

Lavrov juga memperingatkan, serangan militer justru akan menambah jumlah pengungsi Suriah yang kini sudah mencapai jumlah lebih dari dua juta orang.

Rusia, lanjut Lavrov, kini sangat khawatir terhadap nasib warganya di Suriah yang akibat rencana serangan militer AS, nyawa mereka kini berada dalam bahaya.

"Kemungkinan untuk solusi politik masih ada. Menlu Suriah meyakinkan saya, Damaskus siap melakukan pembicaraan damai," ujar Lavrov.

Pada mei lalu, Rusia dan AS sudah sepakat akan menggelar konferensi damai untuk Suriah di Geneva, Swiss.

Konferensi itu diharapkan bisa membawa semua pihak yang berseteru ke meja perundingan. Namun, ide ini jauh dari terealisasi akibat ketegangan Moskwa dan Washington.

"Kami sangat siap untuk mengambil bagian dalam konferensi Geneva tanpa prakondisi," kata Muallem, yang sebelumnya mengucapkan terima kasih atas dukungan Rusia kepada Suriah.

"Kami juga siap untuk dialog dengan seluruh kekuatan politik yang menginginkan perdamaian di negeri kami," lanjut Muallem.

Namun, Muallem memperingatkan bahwa posisi politik Suriah bisa berubah jika serangan militer AS benar-benar dilangsungkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X