Kompas.com - 09/09/2013, 15:45 WIB
Salah satu kapal perang milik AL Australia. ABC AustraliaSalah satu kapal perang milik AL Australia.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Sepasang jurnalis mengklaim sebagai yang pertama di perahu pencari suaka. Mereka mengaku sengaja melakukan perjalanan jurnalistik dari Indonesia demi mendapat "suaka" dari Pemerintah Australia, tulis AFP pada Senin (9/9/2013).

"Bangga sekali, kami, @joelvanhoudt dan Luke Mogelson menjadi jurnalis yang pertama di atas sebuah perahu pencari suaka ke
Australia," kicau Ferris Rotman di jejaring sosial Twitter.

Awalnya, kapal perang Angkatan Laut (AL) Australia HMAS Armidale berpatroli semalaman sejak kemarin di kawasan Pulau Christmas. Hasilnya, awak kapal perang itu berhasil menangkap sebuah kapal pencari suaka. Seusai penyelidikan terhadap 57 penumpang, ketahuanlah kalau sepasang jurnalis itu, Joel van Houdt dan Amie Ferris Rotman, ada di situ. "Diduga, mereka mendapat penugasan dari majalah The New York Times," kata pernyataan Imigrasi Australia.

Joel van Houdt yang berkewarganegaraan negeri kincir angin, Belanda, itu memang berpacaran dengan Ferris Rotman asal Negeri Abang Sam (AS). Satu jurnalis yang juga ikut dicokok aparat Australia adalah reporter Luke Mogelson. Baik Joel van Houdt yang berpredikat pewarta foto, maupun Luke Mogelson, sejatinya berbasis di Afganistan.    

Ilustrasi. Pemerintah Australia akan memindahkan para pencari suaka ke Nauru, sebuah pulau kecil di Samudera Pasifik. | AFP

Pihak Imigrasi Australia awalnya menduga kalau para jurnalis ini masuk secara ilegal ke Negeri Kanguru. Ternyata, usut punya usut, mereka punya surat-surat lengkap. "Mereka juga memegang visa Australia," kata pihak imigrasi yang kemudian menyatakan bahwa mereka sah masuk Australia.

Kedua pasangan asmara itu bercerita kalau sudah membayar sejumlah uang kepada penyelundup manusia asal Indonesia, meski keduanya belum membeberkan hal ihwal soal perjalanan "nyeleneh" mereka. "Tapi, 72 jam di laut memang sebuah pengalaman, meski kulit kami terbakar," kata Amie Ferris Rotman.

Pengalaman ikut dengan perahu pencari suaka sebetulnya bukan kali pertama bagi Joel van Houdt. Pada 2008, ia melakukan hal sama dengan para pencari suaka ke Spanyol.

news.com.au Negeri Pasifik kecil, Nauru, menjadi salah satu tujuan penampungan sementara para pencari suaka ke Australia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X