Obama dan Assad "Bertarung" lewat Wawancara Televisi

Kompas.com - 09/09/2013, 15:36 WIB
Presiden AS Barack Obama dan Presiden Suriah Bashar al-Assad. AFPPresiden AS Barack Obama dan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Demi mendapatkan dukungan rakyat Amerika Serikat terkait rencana serangan militer ke Suriah, Presiden AS Barack Obama akan tampil dalam wawancara langsung enam stasiun televisi berbeda di AS pada Senin (9/9/2013).

Namun, Obama akan mendapat lawan sepadan. Di hari yang sama, Presiden Suriah Bashar al-Assad juga meladeni wawancara dengan sejumlah stasiun televisi AS.

Assad, yang tengah bertarung melawan tudingan AS soal mendalangi serangan senjata kimia, akan meladeni wawancara dengan pembawa acara veteran CBS dan PBS, Charlie Rose.

Wawancara dengan Assadn yang sudah direkam sebelumnya ini akan disiarkan CBS pada pukul 11.00 GMT atau sekitar pukul 18.00 WIB.

Pada Minggu (8/9/2013), CBS memberi sedikit bocoran bahwa Assad dalam wawancara itu akan kembali menegaskan kalau dirinya tidak berada di belakang serangan senjata kimia di dekat Damaskus pada 21 Agustus lalu.

Assad juga memperingatkan warga AS agar tidak terlibat secara militer dalam pemberontakan melawan rezimnya yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun itu.

Assad juga akan menyampaikan pesannya bahwa Amerika tidak pernah mendapatkan pengalaman baik saat terlibat dalam konflik di Timur Tengah.

Sementara itu, Presiden Obama pada Selasa (10/9/2013) dijadwalkan memberikan pidato kenegaraan dari Gedung Putih, menjelang pengambilan suara senat terkait persetujuan serangan militer ke Suriah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X