Demi Kursi DK PBB, PM Selandia Baru "Turun Gunung"

Kompas.com - 09/09/2013, 13:12 WIB
Ilustrasi: Kedutaan Besar Selandia Baru menawarkan 50 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk tahun ajaran 2014. ShutterstockIlustrasi: Kedutaan Besar Selandia Baru menawarkan 50 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk tahun ajaran 2014.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Selandia Baru menganggap penting satu kursi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB. Makanya, tulis AP pada Senin (9/9/2013), dua petinggi Negeri Kiwi itu menjemput kesempatan.

Alhasil, Perdana Menteri (PM) John Key pun "turun gunung" alias ikut ambil bagian dalam lobi hingga ke Markas Besar PBB di New York, AS. Menteri Luar Negeri Murray McCully mendampingi John Key ke Negeri Uwak Sam (US).

Rencananya, keduanya bertolak ke AS bulan ini. Berdua akan ikut serta dalam pertemuan di Majelis Umum PBB. John Key bakal menjadi pembicara pada 26 September 2013 pada debat umum di Majelis Umum. "Ini kesempatan besar lantaran forum itu adalah pertemuan akbar para pemimpin dunia,"kata pernyataan
 pemerintah Selandia Baru.  

Catatan menunjukkan Selandia Baru adalah kandidat anggota tidak tetap DK PBB periode 2015-2016. "Negara kecil seperti Selandia Baru berhasrat mendapat sebuah tempat di meja sohor PBB. Selandia Baru membagikan keinginannya dengan sesama negara lain untuk membuat betapa kuat dan efektifnya PBB,"kata John Key.

Lobi

Rupanya, rute lobi John Key ke New York terbilang komplet. Di kota itu dia bakal bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron serta Menlu Inggris William Hague. Tak cuma itu, John Key juga mengincar sesi pembicaraan empat mata dengan pemimpin oposisi Inggris Ed Milliband.

Dalam kesempatan tersebut, John Key juga punya jadwal berbicara dengan Presiden Perancis Francois Hollande berikut PM Perancis Jean-Marc Ayrault. Orang ketiga petinggi Perancis yang masuk dalam daftar "bidikan"John Key adalah Menteri Keuangan Perancis Pierre Moscovici. "Eropa masih penting bagi masa depan kesejahteraan dan keamanan Selandia Baru," demikian John Key.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X