Kompas.com - 09/09/2013, 12:08 WIB
EditorEgidius Patnistik



Pemberontak Muslim Filipina, Senin (09/09), menyerbu kota pelabuhan Zamboanga dan menyandera 12 orang warga. Sebelum penyerangan, sekitar 100 orang pemberontak terlibat bentrok dengan patroli Angkatan Laut Filipina di laut.

Polisi dan tentara telah dikerahkan untuk mengepung area Rio Hondo di Zamboanga. Kepala polisi regional Juanito Bano mengatakan para gerilyawan Front Pembebasan Nasional Moro diduga menyandera antara 10 hingga 15 orang.

"Kami telah mengepung mereka," kata Bano pada radio lokal DZMM seperti dilaporkan kantor berita AP. "Mudah-mudahan kami bisa membebaskan warga sipil dan menangkap para penyerang."

Keterangan resmi pemerintah mengatakan satu orang prajurit Angkatan Laut dan 10 petugas kepolisian terluka dalam insiden itu.

Pasukan anti terorisme AS sejak 2002 memberikan pelatihan kepada pasukan Filipina. Pusat pelatihan berada di kota Zamboanga. Kelompok Moro menandatangani perjanjian perdamaian 1996 dengan pemerintah, tetapi ratusan pejuangnya masih memiliki senjata.

Mereka juga menuduh pemerintah melanggar janji mereka untuk membentuk daerah khusus otonomi Muslim di negara yang mayoritas warganya adalah pemeluk Katolik Roma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.