Kompas.com - 09/09/2013, 11:46 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com -Mesir bakal menulis ulang konstitusinya lantaran beberapa amandemen terhadap konstitusi tersebut pascatergulingnya Presiden Mohamed Morsi. Adalah Amr Moussa yang mengatakan hal itu setelah dirinya terpilih sebagai ketua panel yang meneliti kembali
bahan-bahan konstitusi Negeri Piramida itu. "Kemungkinan, akan ada rencana awal konstitusi sebagai amandemen yang lama,"kata Moussa pada Senin (9/9/2013) sebagaimana warta MENA.

Tim pimpinan Moussa itu berjumlah 50 orang. Berangkat dari kasus Morsi, ada 10 anggota komite hukum yang ditunjuk untuk menyiapkan bahan amandemen terhadap rancangan konstitusi di masa pemerintahan Morsi. Referendum pada Desember 2012 menyetujui rancangan konstitusi versi Morsi dengan 30 persen dukungan. Rancangan itu akhirnya ditunda pada awal Juli 2013 setelah Morsi dilengeserkan.

Sementara itu, panel pimpinan Moussa punya tenggat 60 hari untuk membenahi proposal amandemen yang disiapkan 10 anggota komite tersebut.

Berangkat sejak 2011, bongkar pasang, termasuk menulis ulang konstitusi adalah kali ketiga bagi Mesir.
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.