Kompas.com - 07/09/2013, 16:59 WIB
Seorang perempuan pengungsi Suriah membawa adiknya, saat ia mendengarkan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi, UNHCR, Antonio Guterres kepala (tidak terlihat) berbicara selama kunjungannya ke kamp pengungsi Suriah, di Desa Ketermaya, tenggara Beirut, Lebanon, 14 Maret 2013. AP PHOTO / HUSSEIN MALLASeorang perempuan pengungsi Suriah membawa adiknya, saat ia mendengarkan Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi, UNHCR, Antonio Guterres kepala (tidak terlihat) berbicara selama kunjungannya ke kamp pengungsi Suriah, di Desa Ketermaya, tenggara Beirut, Lebanon, 14 Maret 2013.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Vatikan memulai ajakan doa, berpantang, dan berpuasa pada Sabtu (7/9/2013) untuk perdamaian sekaligus menentang intervensi militer terhadap Suriah. Semuanya memang berawal dari ajakan Paus Fransiskus yang prihatin dengan makin memburuknya krisis di Suriah. Paus yang terpilih pada Maret 2013 itu sempat juga meminta agar negara-negara yang tergabung dalam G-20 menyingkirkan tentara mereka dari Suriah.

G-20, kaukus negara-negara, termasuk Indonesia, dengan penguasaan 90 persen produk domestik bruto (PDB) dunia memang berisikan negara-negara besar yang punya potensial bersilang selisih soal Suriah. AS dan kebanyakan negara-negara Eropa Barat berada di kubu yang ingin mengintervensi Suriah secara militer. Sementara, China dan Rusia, memilih solusi politik demi tuntasnya krisis Suriah.

Catatan media AP dan Bangkok Post hari ini, bahkan hingga berita ini diunggah, menunjukkan kalau ajakan Paus Fransiskus mendapat dukungan dari berbagai negara dengan keberagaman agama. Dari Baghdad hingga Jerusalem disambung dari Buenos Aires ke Mumbai, ada berbagai inisiatif menyambut ajakan pria bernama asli Jorge Mario Bergoglio. "Inisiatif juga datang dari berbagai kalangan mulai dari Washington DC hingga Beirut," tulis kedua media tersebut.

Ciri

OSSERVATORE ROMANO / AFP Paus Fransiskus

Sebetulnya, ajakan kemanusiaan oleh Paus kelahiran 17 Desember 1936 ini bukan yang pertama. Bak menjadi ciri Vatikan, hari doa sedunia pernah terwujud saat mendiang Paus Yohanes Paulus II, kala itu, menyerukan hal senada saat serangan 11 September 2001 di New York AS. Vatikan memulai, yang lain berbondong-bondong menyusul untuk tujuan mulia pula.

Sebelumnya, Yohanes Paulus II juga pernah mengajak dunia berdoa untuk perdamaian di Irak pada 2003. "Ajakan doa itu membuat seluruh dunia kembali menjadi satu keluarga dalam kemanusiaan,"kenang Kardinal Perancis Roger Etchegaray.

Pendahulu Paus Yohanes Paulus II, Paus Paulus VI, ternyata juga pernah melakukan ajakan kemanusiaan, berdoa. Waktu itu, sekitar 1960-an dunia tengah terlanda Perang Vietnam. Keprihatinan atas kondisi kemanusiaan kala perang itulah yang juga menggerakan Paus Paulus VI membuat langkah kemanusiaan tersebut.

CNN.com Ini adalah peta terdampak serangan pada Rabu (21/8/2013) di Suriah, yang menjadi lampiran dalam laporan intelijen Amerika Serikat yang dipublikasikan akhir pekan lalu. Data dalam peta ini juga dikutip dalam laporan intelijen Inggris dan Perancis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.