7 Hal Menarik Seputar Pemilu Australia

Kompas.com - 06/09/2013, 17:42 WIB
ABC Australia Warga Australia wajib memberikan suara dalam pemilihan umum, jika golput maka mereka akan dijatuhi hukuman denda.
CANBERRA, KOMPAS.com — Pada Sabtu (7/9/2013), rakyat Australia akan memberikan suara untuk memilih pemimpin baru negeri benua itu. Perdana Menteri Kevin Rudd dan pimpinan oposisi Tony Abbott mencoba merebut hati warga Australia agar bisa menduduki tampuk pemerintahan negeri itu. Namun, seperti apa sistem pemilu di Australia? Dan apa hubungannya dengan makan sosis? Berikut tujuh hal yang perlu diketahui seputar pemilu Australia.

1. Apakah Ratu dapat memilih?

Tidak. Ratu tidak pernah memberikan suara. Sebagai Kepala Negara Australia, ia harus tampil netral secara politik. Ia juga tidak memberikan suara dalam pemilu Inggris.

Gubernur Jenderal adalah Wakil Ratu di Australia. Sebagai seorang warga negara Australia berusia 18 tahun atau lebih, ia diharuskan memberikan suara, tetapi sebagai Gubernur Jenderal tidak.

Kantornya biasanya menulis sepucuk surat yang menjelaskan mengapa ia tidak dapat memberikan suara. Pejabat yang berwenang akan memutuskan bahwa alasan itu dapat diterima. Jadi, ia tidak harus membayar denda karena tidak memilih.

Siapa lagi yang tidak memilih di Australia? Nah, seseorang tidak dapat memilih jika sedang menjalani hukuman penjara tiga tahun atau lebih, jika dianggap "berpikiran tidak waras" (tidak mampu memahami pemungutan suara), atau jika pernah dihukum karena makar.

2. Mengapa memilih adalah wajib?

Australia adalah satu dari sekitar 30 negara di mana memberikan suara adalah sebuah kewajiban. Peraturan ini sudah berlaku untuk pemilu federal sejak 1924.

Setiap warga negara Australia berusia 18 tahun atau lebih harus memilih. Jika golput, maka ia akan dikenai denda.

Mengapa? Alasan utamanya adalah memaksimalkan partisipasi warga negara dalam pemilu. Jumlah orang yang memberikan suara di Australia tidak pernah di bawah 90 persen sejak 1924, sementara kebanyakan negara Barat lainnya kepayahan mencapai 60 persen.

Kalau seseorang tidak memilih, dia mungkin harus membayar denda hingga 170 dollar Australia (ditambah ongkos pengadilan).

3. Apakah Anda tetap harus memilih jika Anda berada di luar negeri?

Anda boleh lari, tetapi tidak bisa bersembunyi. Anda dapat memilih selama Anda berencana pulang ke Australia dalam enam tahun mendatang. Komunitas terbesar pemilih Australia adalah di London dan Hongkong. Tentu saja, tidak ada calon di daerah pemilihan itu. Pemilih yang hidup di luar negeri memberikan suara untuk daerah pemilihan berdasarkan alamat terakhir mereka.

4. Mengapa orang makan sosis pada hari pemilu?

Orang Australia suka sosis! Karena TPS sering kali dibuka di sekolah-sekolah atau gereja, banyak organisasi komunitas memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan dana dengan menjual kue-kue atau sosis panggang kepada orang-orang yang datang memberikan suara.

Makan sosis sambil menunggu di antrean atau setelah memberikan suara menjadi tradisi yang sangat disukai di Australia, seperti cap jempol sebagai bukti Anda sudah memilih.

Malah, orang Australia begitu mencintai tradisi ini, sampai ada peta interaktif yang menunjukkan di mana pemilih bisa mendapatkan sosis yang terdekat dari kediamannya, dan juga memberi tahu apakah ada pilihan bagi orang-orang yang vegetarian atau tidak makan daging.

5. Bagaimana orang Australia memilih?

Ada beberapa sistem memilih melalui komputer, tetapi sebagian besar orang Australia masih menggunakan pensil untuk mencontreng. Jika seorang pemilih tidak dapat melihat atau tunanetra, maka yang bersangkutan dapat memberikan suara secara online atau melalui telepon.

Australia menggunakan sistem preferensial. Untuk tingkat legislatif, pemilih memberi nomor "1" di sebelah nama calon yang mereka pilih, atau "preferensi pertama" mereka.

Calon-calon lainnya diberi nomor "2", "3", "4", dan seterusnya sesuai urutan preferensi mereka. Orang Australia juga memilih untuk separuh anggota senat dalam pemilu.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Malaysia Gagalkan Penyelundupan 5.000 Ekor Kura-kura

Internasional
Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Kini Toilet Masuk Kurikulum Pendidikan Kader Partai Komunis China

Internasional
Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Antar Makan Siang ke Teman, Wanita Ini Meloncat dari Ketinggian 300 Meter

Internasional
Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Diburu ISIS dan Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Siapakah Joanna Palani?

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Hari Ini dalam Sejarah: Kisah Penerbangan Helikopter untuk Kali Pertama

Internasional
Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Presiden Iran: Kami Tidak Berniat Mempermalukan AS

Internasional
Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Hendak Masuk AS, Ayah dan Bayinya Tewas Tenggelam di Sungai Meksiko

Internasional
Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Rusia Pamerkan Drone Baru Mirip Burung Hantu Harry Potter

Internasional
Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Trump: Iran Bakal Lenyap jika Serang Orang Amerika

Internasional
Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Trauma Diejek Ibunya Tidak Cantik, Wanita Ini Habis Rp 3 Miliar untuk Operasi Plastik

Internasional
Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Biaya Pernikahan Tinggi Bikin Warga Desa di China Jatuh Miskin

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Hari Ini dalam Sejarah: Misi Pengiriman Makanan dan Sebab Berdirinya Tembok Berlin

Internasional
Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Dituduh Danai Rencana Penggulingan Pemerintahan Mesir, 8 Orang Ditahan

Internasional
Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Warga Negara-negara Arab Mengaku Semakin Tidak Relijius

Internasional
Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Pemimpin ISIS Cabang Yaman Dibekuk Pasukan Khusus Arab Saudi

Internasional

Close Ads X