Kompas.com - 06/09/2013, 16:00 WIB
Sebuah pesawat tempur tak berawak (drone) X-47B, untuk pertama kalinya, diluncurkan dari sebuah kapal induk, USS George HW Bush, di lepas pantai Virginia, di Samudera Atlantik. APSebuah pesawat tempur tak berawak (drone) X-47B, untuk pertama kalinya, diluncurkan dari sebuah kapal induk, USS George HW Bush, di lepas pantai Virginia, di Samudera Atlantik.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Pakistan mengecam serangan pesawat nirawak (drone) AS di wilayah kesukuannya di Ghulam Khan yang dekat dengan perbatasan negara itu dengan Afganistan. Serangan mematikan pada Jumat (6/9/2013) itu menewaskan sedikitnya lima orang. "Ini serangan sepihak dan mengganggu kedaulatan Pakistan,"kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan sebagaimana warta AP.

Sampai berita ini diunggah, belum ada informasi soal identitas para korban serangan pesawat nirawak itu. Lokasi serangan itu tepatnya berada di Provinsi Waziristan Utara.

Sebetulnya, dalam seminggu ini sudah kali kedua AS menyerang dengan pesawat nirawak. Serangan pertama terjadi pada 31 Agustus 2013. Lokasinya ada di kawasan Heso Khel di timur Miranshah. Dalam serangan ini, sedikitnya empat orang tewas.

Sementara itu, terkait dengan serangan pesawat nirawak itu, pejabat Pakistan sudah berbicara dengan pihak AS untuk mencari solusi terbaik. Menurut pejabat tersebut, lama-kelamaan, serangan pesawat nirawak AS bisa menjegal hubungan bilateral kedua negara.

Mengutip pendapat Menteri Luar Negeri AS John Kerry dua minggu silam, AS hanya menargetkan anggota Taliban dan Al Qaeda. Sementara, sejak awal 2013, sudah 19 kali serangan pesawat nirawak AS ke Pakistan. Serangan-serangan itu sudah membunuh sedikitnya 120 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X