Kompas.com - 06/09/2013, 07:58 WIB
Menlu AS John Kerry (tengah) dan Menhan AS Chuck Hagel (kanan) saat memberikan keterangan mengenai situasi di Suriah di depan Komisi Urusan Luar Negeri di DPR Amerika (4/9). ReutersMenlu AS John Kerry (tengah) dan Menhan AS Chuck Hagel (kanan) saat memberikan keterangan mengenai situasi di Suriah di depan Komisi Urusan Luar Negeri di DPR Amerika (4/9).
EditorEgidius Patnistik
WASHINGTON, KOMPAS.com — Para analis mengatakan, prediksi suara ke-435 anggota DPR itu menunjukkan bahwa Presiden Barack Obama kini menghadapi perjuangan legislatif terberatnya, dengan pertaruhan paling tinggi atas kredibilitas Amerika.

Sambil mengacu pada gambar-gambar mengerikan dari dugaan serangan senjata kimia itu, Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry mengatakan di hadapan para anggota komisi itu bahwa dunia terus mengamati.

“Dunia tidak hanya mengamati apa keputusan kita, tetapi juga mengamati bagaimana kita mengambil keputusan ... apakah kita bisa menyatukan suara atas nama Amerika,” papar Kerry.

Anggota DPR Eliot Engel dari Partai Demokrat sepakat. Ia mengatakan, “... isu yang kita hadapi saat ini jauh lebih besar dari penggunaan senjata kimia di Suriah. Kita berbicara mengenai kredibilitas Amerika sebagai kekuatan global.”

Namun, sejumlah anggota DPR lainnya, termasuk Michael McCaul dari Partai Republik, menyuarakan kekhawatiran akan aksi militer karena melihat berbagai elemen kelompok oposisi di Suriah.

McCaul mengatakan, “Kekhawatiran saya adalah serangan apa pun terhadap rezim di Suriah, separah apa pun itu, akan memperkuat kelompok-kelompok radikal Islamis di pihak oposisi dan kita sudah menyaksikan hal tersebut sebelumnya.”

Analis politik Stuart Rothenberg mengatakan, perhitungan tidak resmi dari anggota-anggota DPR mengisyaratkan resolusi untuk otorisasi serangan militer akan sulit, tetapi tidak mustahil lolos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Banyak presiden punya cara untuk memaksa, memohon, dan memberi janji sebelum pemungutan suara, dan sering kali mereka sukses dengan suara tipis. Tetapi, ini bukan berarti mereka akan berhasil,” kata Rothenberg.

Ketua DPR John Boehner dari Partai Republik mengatakan, ia akan mendukung resolusi itu, dan mengimbau rekan-rekan partainya untuk bergabung. Tetapi, Boehner sudah sering mendapat perlawanan dari dalam partainya.

Rothenberg menambahkan, “Ini bukan situasi berdasarkan partai di mana jika pemimpin Partai Republik di DPR mengimbau pilihan tertentu, rekan-rekannya akan menuruti. Faktanya, saat ini apa pun yang diimbau Boehner, bisa dipastikan 30 atau 40 anggota DPR dari Partai Republik akan melakukan sebaliknya.”

Dunia akan terus mengamati ketika DPR dan Senat Amerika kembali bersidang minggu depan dengan fokus Suriah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.