Kompas.com - 05/09/2013, 19:53 WIB
EditorErvan Hardoko
KAIRO, KOMPAS.com — Setelah lolos dari serangan bom, Kamis (5/9/2013), Menteri Dalam Negeri Mesir Mohammad Ibrahim mengatakan, upaya pembunuhan dirinya menandai awal dari gelombang baru terorisme.

"Apa yang terjadi hari ini bukanlah yang terakhir, tetapi baru permulaan," kata Ibrahim.

Ibrahim sebelumnya sempat mengatakan, dia mendapatkan informasi bahwa dirinya menjadi target pembunuhan, dan "elemen asing" terlibat dalam upaya pembunuhan ini.

Akibat kabar ini, lanjut Ibrahim, Jenderal Abdel Fatah al-Sisi memberikan sebuah mobil lapis baja untuk dirinya.

Ibrahim menambahkan, serangan itu menghancurkan empat kendaraan pengawalnya.

"Satu petugas polisi dalam kondisi kritis. Seorang polisi dan seorang anak kecil kehilangan kakinya," tambah Ibrahim.

Sementara itu, Pemerintah Mesir mengatakan akan memerangi terorisme dengan tangan besi usai serangan bom terhadap Mohammad Ibrahim.

"Kabinet menegaskan perbuatan kriminal ini tidak akan menghalangi pemerintah memerangi terorisme dengan kekuatan dan tekad," demikian pernyataan kabinet Mesir.

"Pemerintah Mesir akan menggunakan tangan besi kepada siapa pun yang mengancam keamanan nasional," tambah Pemerintah Mesir.

Serangan bom yang mengincar Mendagri Mesir terjadi di kawasan Nasr City, Kairo, yang merupakan kawasan basis pendukung Ikhwanul Muslimin dan Muhammad Mursi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters,


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.