Kompas.com - 05/09/2013, 19:32 WIB
EditorErvan Hardoko
KABUL, KOMPAS.com - Dinas intelijen Afganistan, Kamis (5/9/2013), mengatakan telah menembak mati dua anggota kelompok militan yang berbasis di Pakistan yang menembaki umat Syiah Afganistan di sebuah masjid di ibu kota Kabul.

Direktorat Keamanan Nasional (NDS)mengatakan, kedua penyerang yang menyamar dengan mengenakan pakaian polisi Afganistan, membawa senapan serbu AK-47 dan pistol saat mereka melakukan serangan.

"Kedua warga Pakistan itu adalah anggota Lashkar-e-Jhangvi yang mendapatkan perintah untuk menyerang umat Syiah di sebuah masjid di Kabul," kata NDS dalam sebuah pernyataan.

Beruntung, kata NDS, kedua penyerang itu berhasil dilumpuhkan pasukan intelijen Afganistan dalam sebuah baku tembak.

Dalam insiden itu, tiga warga Afganistan terluka dan kini dirawat di rumah sakit.

Intelijen Afganistan dalam pernyataannya juga menuding "sejumlah lingkaran" dalam tubuh dinas intelijen Pakistan ISI mencoba mencari keuntungan dari kekerasan sektarian di Afganistan.

Pemerintah Kabul kerap menuding Pakistan dan agen-agen rahasia negeri itu menampung parang pemberontak dan mendukung mereka untuk melakukan serangan di wilayah Afganistan. Tuduhan ini dibantah Pakistan

Lashkar-e-Jhangvi adalah salah satu kelompok anti-Syiah paling brutal di Pakistan dan memiliki kaitan dengan Al Qaeda. Kelompok itu dituding melakukan sejumlah serangan terhadap umat Syiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.