Kompas.com - 05/09/2013, 14:34 WIB
Ilustrasi diabetes ShutterstockIlustrasi diabetes
EditorEgidius Patnistik
BEIJING, KOMPAS.COM - Hampir 12 persen orang dewasa China (atau sekitar 113,9 juta orang) menderita diabetes, demikian menurut studi baru yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association (JAMA ), Selasa (3/9).

Berdasarkan pada hampir 99.000 sampel yang diambil tahun 2010, studi itu memperkirakan bahwa 11,6 persen orang dewasa China menderita diabetes, yang membuat tingkat prevalensi China terhadap penyakit itu menjadi yang tertinggi di dunia. "Prevalensi diabetes telah meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir dan sekarang mencapai proporsi epidemi di China," tulis sejumlah peneliti.

JAMA mencatat bahwa angka penderita diabetes di China telah meningkat secara dramatis selama beberapa dekade terakhir. Tahun 1980 jumlah penderita diabetes di China kurang dari satu persen dari total jumlah penduduk, jumlah itu naik menjadi 5,5 persen tahun 2001, jadi 9,7 persen tahun 2007, dan kini menjadi 11,6 persen.

Penelitian JAMA juga menunjukkan bahwa prevalensi penyakit tersebut telah meningkat saat pembangunan ekonomi telah mengakibatkan banyak warga mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. "Diabetes adalah tantangan masyarakat dan perawatan kesehatan karena punya pengaruhi yang rumit antara faktor genetik, perinatal (periode beberapa bulan sebelum dan sesudah kelahiran), gaya hidup, dan lingkungan, untuk menyebut beberapa persoalan. Modernisasi yang cepat telah menghasilkan suatu lingkungan yang menyebabkan orang jadi obesitas yang ditandai dengan kelimpahan makanan, fisik yang tidak aktif, dan tekanan psikososial," tulis Dr Juliana Chan dari Chinese University of Hong Kong dalam sebuah editorial yang menyertai laporan tersebut.

Hanya satu dari tiga pasien yang menyadari kondisinya, dan hanya satu dari empat yang menjalani pengobatan. "Bahkan ketika seorang menyadari risiko kondisinya, sistem perawatan kesehatan di banyak wilayah berkembang tidak dirancang untuk mengelola dan mendukung sejumlah kebutuhan kesehatan seseorang selama 30 sampai 40 tahun atau lebih," tambah Chan.

Menurut Federasi Diabetes Internasional, lebih dari 371 juta orang menderita diabetes di seluruh dunia, dan 4,8 juta orang meninggal karena penyakit itu tahun 2012. Data baru JAMA itu menunjukkan bahwa China memiliki tingkat prevalensi diabetes yang lebih tinggi ketimbang AS. Di AS hanya 11,3 persen orang dewasa yang menderita penyakit itu.

"Diabetes di China telah menjadi bencana," kata Paul Zimmet, presiden kehormatan Federasi Diabetes Internasional, kepada Bloomberg. "Ledakan ekonomi di China telah membawa serta masalah medis yang bisa membuat bangkrut sistem kesehatan. Pertanyaan besarnya adalah tentang kapasitas Cina untuk menangani masalah kesehatan sebesar itu."



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X