Kompas.com - 05/09/2013, 05:43 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

WASHINGTON, KOMPAS.com
 — Pemimpin
Gereja Katolik Roma di Amerika Serikat, Rabu (4/9/2013), menyatakan menentang aksi militer ke Suriah. Serangan militer dinilai hanya akan menyebabkan "konsekuensi negatif yang tak diharapkan".

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada
Presiden Amerika Barack Obama, Konferensi Uskup Katolik AS berpendapat, seharusnya Amerika justru bekerja keras tanpa kenal lelah dengan negara lain untuk mengakhiri perang saudara yang berlarut-larut di Suriah.

Sembari mengutuk penggunaan senjata kimia di Suriah, surat itu, mengutip Paus Fransiskus dan Uskup Kristen di Timur Tengah, mendesak masyarakat internasional mengakhiri intervensi militer. "Mereka dengan jelas menyatakan bahwa serangan militer akan kontraproduktif, akan memperburuk situasi yang sudah mematikan dan punya konsekuensi negatif yang tak diinginkan," tulis surat itu.

Surat itu ditandatangani oleh Kardinal New York Timothy Dolan yang juga ketua konferensi tersebut, dan Uskup Richard Pates dari Iowa yang adalah ketua keadilan internasional dan komite perdamaian dalam konferensi. Gereja Katolik Roma adalah kekuatan Kristen terbesar di Amerika Serikat.

Adapun Obama yang berada di Swedia, Rabu, dalam perjalanan menuju pertemuan puncak G-20 di Rusia, mengharapkan dukungan global untuk menghukum Suriah atas penggunaan senjata kimia kepada warga sipilnya sendiri.

Paus Fransiskus telah menyatakan, Sabtu (7/9/2013) adalah hari puasa dan doa bagi Suriah. Akhir pekan lalu Paus juga menyatakan bahwa "Tuhan dan sejarah" yang akan menghakimi mereka yang menggunakan senjata kimia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.