Panel Senat Amerika Setujui Aksi Militer ke Suriah

Kompas.com - 05/09/2013, 02:33 WIB
Situasi sidang Panel Senat Amerika Serikat yang membahas perlu tidaknya Amerika Serikat menggelar aksi militer ke Suriah. Panel Senat ini menyetujui digelarnya aksi militer ke Suriah, Rabu (4/9/2013), setelah menggelar sidang marathon dengan perdebatan sengit selama dua hari berturut-turut, Selasa (3/9/2013) dan Rabu. BRENDAN SMIALOWSKI / AFPSituasi sidang Panel Senat Amerika Serikat yang membahas perlu tidaknya Amerika Serikat menggelar aksi militer ke Suriah. Panel Senat ini menyetujui digelarnya aksi militer ke Suriah, Rabu (4/9/2013), setelah menggelar sidang marathon dengan perdebatan sengit selama dua hari berturut-turut, Selasa (3/9/2013) dan Rabu.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
WASHINGTON, KOMPAS.com — Panel Senat Amerika Serikat, Rabu (4/9/2013) sekitar pukul 15.00 waktu setempat atau Kamis (5/9/2013) sekitar pukul 02.00 WIB, memutuskan menyetujui pengerahan militer ke Suriah.

Persetujuan diputuskan melalui pemungutan suara setelah debat maraton dan sengit selama dua hari di Capitol Hill, Washington, Amerika Serikat, Selasa (3/9/2013) dan Rabu (4/9/2013). Pemungutan suara mendapatkan hasil 10-7 untuk keunggulan suara pendukung aksi militer Amerika Serikat ke Suriah.

Dengan hasil ini, payung hukum untuk memberikan otorisasi serangan akan segera dibawa ke sidang penuh senat. Senat merupakan "setengah" bagian dari Kongres Amerika Serikat. Satu "kamar" lain di Kongres adalah parlemen (house of representative).


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X