Demi Hemat BBM, Pejabat di India Berjalan Kaki ke Kantor

Kompas.com - 04/09/2013, 22:08 WIB
Ilustrasi. ISTIlustrasi.
EditorErvan Hardoko
PATNA, KOMPAS.com — Demi menghemat BBM, para pejabat di sebuah distrik di negara bagian Bihar sepakat untuk berjalan kaki ke kantor mereka pada pekan pertama setiap bulan.

Mereka juga akan mematikan generator di jam makan siang. Aksi ini untuk menyiasati kenaikan harga BBM yang terjadi di India.

Kenaikan harga BBM ini disebabkan terus anjloknya nilai tukar rupee terhadap dollar AS sejak April lalu.

Keputusan ini dilaksanakan menyusul permintaan tertulis dari pejabat distrik Kaimur Arvind Kumar Singh kepada para bawahannya.

Dalam suratnya itu, Arvind mengimbau semua bawahannya tidak menyalahgunakan kendaraan dinas dan berangkat bekerja dengan berjalan kaki, kecuali dalam situasi darurat.

Arvind juga meminta para pegawai untuk berangkat bekerja menggunakan kendaraan umum, seperti bus dan kereta api, saat harus bertugas ke ibu kota negara bagian, Patna.

Para pegawai juga diminta mematikan generator, baik di kediaman maupun di kantor, pada jam makan siang antara pukul 13.00 hingga 15.00 setiap hari.

Arvind tak sekadar memerintah, tetapi dia juga memberikan contoh. Dia berjalan kaki sejauh empat kilometer dari kediamannya hingga ke kantor.

"Sebuah langkah kecil untuk mengubah dunia," kata Arvind kepada Gulf News.

Dia memperkirakan, dengan aksi jalan kaki dan mematikan generator, setiap bulan bisa dihemat lebih dari 1.000 liter BBM.

Halaman:


Sumber Gulf News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X