Kompas.com - 04/09/2013, 16:44 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Pantas saja kalau delapan polisi Afganistan ini mesti berhadapan dengan hukum. Meski, awalnya, tulis AP pada Rabu (4/9/2013), para penegak hukum ini cuma punya niat menangkap ikan di sungai menggunakan roket peluncur granat.

Insiden itu terjadi di Doshi, Provinsi Baghlan, utara Afgansitan. Saat meluncurkan roket macam itu, mereka tak menyangka kalau arah roket jadi tak terkendali. "Roket jatuh dan meledak di tempat bermain tak jauh dari sungai,"kata penyelidikan pihak berwajib.

Ujung-ujungnya, ledakan itu pun menewaskan enam anak yang tengah bermain di tempat itu. "Dua anak lainnya ikut terluka,"kata pihak penyelidik.

Sementara, Juru Bicara Provinsi Baghlan Ahmad Jawid Basharat mengatakan para pelaku bakal kenal dakwaan menggunakan senjata milik pemerintah secara tidak pada tempatnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.