Al Qaeda Diyakini Terus Kembangkan Cara Melawan "Drone"

Kompas.com - 04/09/2013, 16:04 WIB
Sebuah pesawat tanpa awak atau AP Photo/Steve HelberSebuah pesawat tanpa awak atau "drone" jenis X-47B berhasil dalam uji coba pendaratan di atas geladak kapal induk USS George HW Bush yang sedang berlayar di lepas pantai Virginia AS.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Para pemimpin Al Qaeda dikabarkan tengah meningkatkan usaha mereka untuk melumpuhkan atau setidaknya mengantisipasi serangan pesawat tanpa awak alias drone AS.

Al Qaeda telah menyusun teknik untuk menembak jatuh, melumpuhkan, atau membajak drone AS. Demikian kabar dari harian The Washington Post, Selasa (3/9/2013) malam, mengutip sejumlah dokumen rahasia.

Lewat situs web resminya, Washington Post menyebut para pemimpin Al Qaeda berharap bisa mengungkap kelemahan teknologi sistem persenjataan drone yang sejauh ini membuat kerugian cukup besar terhadap kelompok militan ini.

"Meski tidak ada bukti bahwa Al Qaeda pernah menjatuhkan sebuah drone atau mencegat misi terbang sebuah drone, intelijen AS berhasil melacak upaya keras Al Qaeda mengembangkan strategi melawan drone sejak 2010," ujar harian tersebut.

Washington Post juga melaporkan bahwa para komandan Al Qaeda sangat ingin mencapai sebuah terobosan teknologi yang bisa melemahkan operasi drone AS.

Diperkirakan secara total operasi drone AS sudah menewaskan 3.000-an orang, termasuk warga sipil, selama satu dekade terakhir.

Gencarnya operasi drone AS membuat Al Qaeda harus membatasi pergerakan dan operasi mereka di Pakistan, Afganistan, Yaman, Somalia, dan beberapa tempat lainnya.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X