Kompas.com - 04/09/2013, 15:30 WIB
EditorEgidius Patnistik
MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Vladimir Putin menegaskan, Rusia bisa mendukung serangan militer terhadap Suriah yang disetujui PBB jika ada bukti bahwa rezim itu menggunakan gas beracun.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Associated Press (AP) dan televisi Pemerintah Rusia Channel 1, Putin mengatakan, "tidak masuk akal" bahwa pasukan Presiden Suriah Bashar Al Assad terpaksa menggunakan senjata kimia saat posisi mereka unggul atas para pemberontak.

"Jika ada data bahwa senjata kimia telah digunakan, dan secara spesifik digunakan oleh tentara reguler (Suriah), bukti itu harus disampaikan kepada Dewan Keamanan PBB," katanya. "Itu harus menjadi sebuah penyelidikan mendalam dan spesifik yang berisi bukti yang akan menjadi jelas dan membuktikan tanpa keraguan siapa yang melakukan itu dan apa jenis yang digunakan," katanya kepada kantor berita itu.

Putin mengatakan, sebagaimana laporan kantor berita itu, dia "tidak mengabaikan" untuk mendukung sebuah resolusi PBB tentang serangan militer asal disertai bukti kuat. Namun, dia memperingatkan serangan AS yang tanpa bukti atas tuduhan soal senjata kimia itu.

Rusia merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Negara itu punya kuasa untuk memveto resolusi Dewan Keamanan terhadap rezim Suriah dan telah melakukannya berulang kali dalam dua tahun terakhir.

Putin tidak akan mengemukakan apa yang akan dilakukan Rusia jika Amerika Serikat memutuskan untuk melancarkan serangan ke Suriah. Dia mengatakan, "terlalu dini" untuk berbicara tentang skenario tersebut. "Kami punya rencana sendiri," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.