Kompas.com - 04/09/2013, 13:39 WIB
|
EditorEgidius Patnistik
BRISBANE, KOMPAS.com - Indonesia adalah negara pertama yang akan dikunjungi Tony Abbott bila ia menang pemilu 7 September mendatang. “Indonesia adalah negara terpenting bagi Australia,” tuturnya dalam wawancara yang akan diterbitkan Lowy Institute.


Selain Indonesia, negara-negara pertama yang akan dikunjungi oleh pemimpin oposisi itu adalah China, Jepang dan Korea Selatan. “Hanya bila sudah sowan ke negara-negara regional dan mitra dagang kita barulah saya akan melakukan kunjungan tradisional ke Washington dan London, “ tuturnya seperti dikutip Brisbane Times Rabu (4/9/2013).

Jajak pendapat terakhir menempatkan pihak Koalisi yang dipimpin Abbot  unggul dengan angka 54 persen dibanding Partai Buruh pimpinan Kevin Rudd pada 46 persen. Pernyataan Abbott membuyarkan citra yang dibangun para kritiknya yang mencap Abbott sebagai pemuja monarki dan mempunyai hubungan emosi kental dengan negara-negara berbahasa Inggris.

“Bukannya saya tak menghargai masyarakat dengan nilai-nilai yang sama,” imbuhnya. “Namun  pada akhirnya kita harus berkonsentrasi pada negara-negara yang sangat memerlukan perhatian. Keputusan yang dibuat di Jakarta, Beijing, Tokyo, Seoul akan berdampak pada kepentingan nasional kita sama seperti keputusan yang dibuat di Washington. Kalau kita rasanya tahu tentang keputusan apa yang akan dibuat Wahington atau London, tak demikian halnya dengan keputusan yang akan diambil Jakarta dan Beijing.”

Tahun lalu Rudd meledek minat Abbott pada Asia dengan mengutip bukunya berjudul Battlelines yang terbit 2009. Rudd berkata, “Lucu juga apa yang ditulis Abbott di Battlelines bahwa ‘dunia modern boleh dikatakan adalah ciptaan Inggris. Tony juga menulis (di Battlelines) tentang pentingnya negara-negara yang berbahasa Inggris (Anglosphere).  China, saya pikir, tak pernah disinggung,”kata Rudd waktu itu.

Abbott mengatakan perjalanan pertamanya ke Indonesia akan dilakukan “sesegera mungkin” begitu keadaan memungkinkan karena “hubungan (dengan Indonesia) adalah yang terpenting. “Dengan Indonesia, bukanlah hubungan soal keamanan yang terpenting, bukan hubungan ekonomi terpenting. Dan bukan hubungan sejarah terpenting. Namun karena negara itu begitu besar, kedekatan geografisnya, kemampuannya untuk membangun, secara keseluruhan menjadi negara terpenting bagi Australia.”

Abbot menambahkan bahwa dia berharap kunjungan pertama ke Indonesia akan menjadi tradisi bagi setiap perdana menteri Australia yang baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.