Sekardus Mangga Terjual Rp 300 Juta di Sydney

Kompas.com - 04/09/2013, 13:18 WIB
ABC Pemimpin Oposisi Tony Abbott memanggul sekardus mangga yang akhirnya terjual sekitar Rp 300 juta dalam lelang di Sydney, Rabu (4/9).
SYDNEY, KOMPAS.COM — Musim mangga telah tiba kembali di Benua Kanguru. Menandai datangnya musim ini, Pasar Sydney menggelar lelang mangga, Rabu (4/9/2013), yang dihadiri para politisi termasuk Pemimpin Oposisi Tony Abbott.

Yang mengejutkan, dalam lelang itu, sekardus mangga pertama musim ini terjual dengan harga 30.000 dollar Australia atau sekitar Rp 300 juta.

Mangga produksi petani dari Wilayah Utara atau Northern Territory (NT) itu dibeli oleh Heath McInerney, dari perusahaan Fresh Fellas, yang bertindak atas nama sekitar 100 pedagang dan 55 toko yang ada di Pasar Sydney.

McInerney, mewakili para pedagang, menyatakan bangga. "Saya sangat bangga bisa mengambil bagian dari lelang hari ini. Pasar ini telah membantu kami selama ini, jadi kami bangga untuk terlibat," katanya.

Kepala Pasar Sydney Brad Latham mengatakan, meskipun harga sekardus mangga kali ini lebih rendah dari harga tahun lalu yang mencapai 50.000 dollar, hal ini tetap menunjukkan peningkatan harga dibanding ketika lelang kali pertama pada 1970. Saat itu, harga sekardus mangga laku terjual 65 dollar.

Uang hasil penjualan ini akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker Prostat Australia, Dewan Kanker NSW, dan OzHarvest.

Meskipun kardus itu secara simbolis dinamai mangga pertama musim ini, produksi buah tropis dari NT tersebut sudah masuk ke pasar beberapa waktu sebelumnya.



EditorEgidius Patnistik

Terkini Lainnya

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Kisah Pengembangan dan Kiprah Pesawat Siluman Pertama di Dunia

Internasional
Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Terima Kunjungan Presiden Ukraina, Kanselir Jerman Kejang-kejang

Internasional
Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Ditabrak Rombongan Pangeran William-Kate Middleton, Nenek 83 Tahun Alami Luka Serius

Internasional
Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Terkena Kondisi Aneh, Payudara Wanita Ini Tumbuh Tak Terkendali

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

[POPULER INTERNASIONAL] AS Kirim Pasukan ke Timur Tengah | China dan Jepang Diguncang Gempa

Internasional
YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

YouTuber Ini Beli Sebuah Kota Kecil di AS untuk Diubah Namanya

Internasional
PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

PBB: Indonesia Ikut Bertanggung Jawab dalam Pertumbuhan Populasi Dunia pada 2050

Internasional
Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Trump Sebut Serangan Kapal Tanker di Teluk Oman Masalah Kecil

Internasional
Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Kelaparan, Seekor Beruang Kutub Ditemukan Berkeliaran di Siberia

Internasional
Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Diultimatum soal Pembelian S-400, Turki Sebut AS Tak Bertindak Layaknya Sekutu

Internasional
Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,8 Landa Jepang, Picu Peringatan Tsunami

Internasional
Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Catatkan Rekor, 885 Pendaki Capai Puncak Everest di Bulan Mei

Internasional
Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Rusia: Kami Korban Serangan Siber AS selama Bertahun-tahun

Internasional
Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Ledakan Misterius di Perbatasan China-Korut karena Aktivitas Penambangan Batu

Internasional
Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Tak Ada Listrik di Rumah, Bocah Ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Jalanan

Internasional

Close Ads X