Kompas.com - 04/09/2013, 06:17 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani
GENEVA, KOMPAS.com — PBB, Selasa (3/9/2013), menyatakan saat ini sekurangnya 2 juta warga Suriah telah mengungsi ke luar negeri, dan 4,2 juta yang lain mengungsi dari tempat tinggalnya ke wilayah lain di Suriah. Menurut PBB, gelombang pengungsian di Suriah ini merupakan tragedi terbesar di zaman ini.

"Tidak ada kata-kata untuk mengekspresikannya.. Ini tragedi," kata Komisioner PBB untuk Pengungsi, Antonio Guterres, Selasa (3/9/2013). Dia menambahkan, gelombang pengungsian ini belum memperlihatkan tanda-tanda bakal mereda dan berpotensi menggoyahkan kawasan Timur Tengah.

Angka 2 juta pengungsi ini, lanjut Guterres, meningkat sembilan kali lipat hanya dalam 12 bulan terakhir dibandingkan data sebelumnya. "Ini bukan hanya statistik mengerikan, melainkan juga cerita tentang 2 juta individu. Dua juta orang kehilangan rumah, anggota keluarga, dan keluarga," kata dia.

Guterres menambahkan, setengah dari jumlah pengungsi itu, alias satu juta jiwa, adalah anak-anak. "Banyak di antara pengungsi ini yang sangat trauma," ujar dia. Badan Pengungsi PBB, UNHCR, juga telah merilis bahwa saat ini setiap hari rata-rata ada 5.000 orang Suriah mengungsi, keluar dari Suriah.

Meski demikian, gelombang arus pengungsi tercatat "melambat" dibandingkan puncak arus pada Februari 2013. Saat itu per hari ada 8.000-an orang Suriah mengungsi dan memunculkan angka perkiraan pengungsi Suriah pada akhir tahun akan menembus 3,45 juta orang. Saat ini perkiraan total pengungsi Suriah sampai akhir tahun turun menjadi 2,7 juta orang.

Gelombang pengungsi ini memunculkan beban ekonomi bagi negara-negara tetangga Suriah, selain kekhawatiran konflik akan meluas ke wilayah tetangga. Guterres menyebut gelombang para pengungsi tersebut akan mendatangkan dampak mengerikan bagi masyarakat dan negara-negara yang menampung mereka.

"Pengungsi Suriah hari ini merupakan jumlah tertinggi pengungsi di mana pun di dunia," tegas Guterres. "Suriah telah menjadi tragedi besar abad ini, bencana kemanusiaan dengan penderitaan dan perpindahan acak paling tercela dalam sejarah."

Dengan menghitung "pengungsi lokal" sebanyak 4,2 juta orang, PBB mengatakan total warga Suriah yang meninggalkan tempat asal mereka sudah mencapai sepertiga total populasi negara itu sebelum dikoyak perang saudara. Sebelum 2011, warga Suriah tercatat 20,8 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.